BOGOR, DINAMIKA NEWS – Kepolisian Sektor (Polsek) Megamendung bersama personel Posmil Megamendung-Cisarua 0621 turun langsung ke tengah masyarakat dengan membagikan masker secara gratis. Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan warga menyusul adanya paparan debu vulkanik yang disebut berdampak ke sejumlah wilayah, termasuk Bogor.
Kegiatan dipimpin Kapolsek Megamendung AKP Desi Triana, S.H., M.H., bersama jajaran anggota Polsek Megamendung dan personel Posmil Megamendung-Cisarua 0621, Senin (7/9/2026).
Pembagian masker dilakukan setelah apel pagi. Petugas kemudian menyambangi warga yang melintas di depan Mako Polsek Megamendung sekaligus memberikan edukasi mengenai pentingnya perlindungan diri ketika berada di luar rumah.
Kapolsek Megamendung AKP Desi Triana mengatakan, penggunaan masker diperlukan untuk mengurangi risiko gangguan pernapasan akibat paparan partikel debu. Selain itu, masyarakat juga diminta melindungi mata dengan menggunakan kacamata apabila harus beraktivitas di luar ruangan.
“Kami mengimbau masyarakat, khususnya di wilayah hukum Polsek Megamendung, agar mengikuti arahan pemerintah dalam menghadapi kondisi udara yang terdampak abu vulkanik. Gunakan masker dan pelindung mata ketika beraktivitas di luar rumah,” ujar Desi.
Ia juga mengingatkan masyarakat untuk mengurangi kegiatan di luar ruangan apabila tidak memiliki kepentingan mendesak. Menurutnya, menjaga kesehatan diri sekaligus memperhatikan keselamatan orang lain merupakan langkah sederhana yang penting dilakukan bersama.
Selain aspek kesehatan, jajaran Polsek Megamendung juga terus mengajak masyarakat menjaga situasi keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing.
“Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya kami untuk saling mengingatkan dan bersama-sama menjaga kondisi wilayah agar tetap aman, nyaman, serta masyarakat tetap sehat,” katanya.
Desi menambahkan, kegiatan tersebut sekaligus menjadi bentuk penguatan sinergitas antara kepolisian, TNI dan masyarakat dalam menghadapi berbagai kondisi yang berpotensi mengganggu keamanan maupun kesehatan warga.