KOTA BOGOR, WWB.CO.ID – Kasus tragis tewasnya seorang wanita muda berinisial FW (21) di Ruko diwilayah Kecamatan Bogor Barat pada Sabtu, 2 Desember 2023, telah mengungkap fakta yang mengejutkan.
Pasalnya pelaku beridentitas RA (20), yang mengenakan baju oranye, menundukkan kepalanya saat dihadirkan dalam jumpa pers di Mako Polresta Bogor Kota pada Selasa, 5 Desember 2023 tak lain pacarnya sendiri.
Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Bismo Teguh Prakoso menjelaskan, bahwa dari hasil pemeriksaan, korban meninggal dunia karena dibekap oleh pelaku disebuah penginapan diwilayah Kedung Badak, Tanah Sareal. Pelaku mengakui bahwa aksi pembekapan tersebut terjadi karena korban menolak permintaan pelaku untuk mengakhiri hubungan mereka.
Kronologis kejadian menunjukkan bahwa pelaku membekap wajah korban selama 5 menit, menyebabkan korban kehabisan nafas dan meninggal dunia.
“Jadi, korban menolak diputuskan hubungannya oleh tersangka dan korban berteriak, setelah itu tersangka membekap korban selama 5 menit hingga kehabisan nafas hingga meninggal dunia,” ujar Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol, Bismo Teguh Prakoso kepada media.
Setelah peristiwa tragis itu, pelaku meminta tolong kepada temannya untuk membawa korban ke berbagai tempat dengan rencana awal membawanya ke rumah orang tua korban. Namun, ketika sampai di sana, pelaku mengurungkan niatnya.
“Sudah melakukan aksinya, tersangka keluar dari hotel kemudian meminta tolong kepada temennya, akhirnya temannya tersebut dan tersangka datang ke hotel, setelah datang ke hotel temannya terkejut melihat darah di seprainya dan si tersangka mengatakan korban mengalami kecelakaan,” tuturnya.
Lebih lanjut, pelaku membawa jenazah korban ke ruko tempatnya bekerja dan meletakkannya di atas meja. Beberapa kejadian setelahnya, termasuk pemalsuan informasi kepada orang tua korban, menguatkan bukti bahwa pelaku bertanggung jawab atas kematian FW.
“Setelah itu, tersangka mengendarai motor bertiga tetapi sesampai di gang rumah ayahnya korban, si tersangka ini takut dan mengurungkan niatnya dan membawa korban ke ruko yang berada di jalan semeru,” ucapnya.