BOGOR | DINAMIKA NEWS – Upaya untuk mengembalikan keasrian kawasan hulu Daerah Aliran Sungai (DAS) Ciliwung semakin intensif dilakukan. Pada Jumat pagi, 21 November 2025, sebanyak 400 pohon vegetasi ditanam di Leuwi Hejo, Desa Karang Tengah, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor.

Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk Kepala Desa Karang Tengah, H. Suhandi Widyaprananta, dan Kepala Desa Cijayanti, H. Ahmad Paojan. Juga hadir Kasi Ekbang Kecamatan Babakan Madang, Budi Soleh Kurniawan, serta perwakilan dari BPBD Kabupaten Bogor dan aparat keamanan setempat.

H. Suhandi Widyaprananta menjelaskan bahwa penanaman pohon ini difokuskan pada perbukitan tandus di RW 11 yang terletak di sepanjang aliran hulu DAS Ciliwung.

"Kondisi lahan yang gersang perlu segera ditangani untuk mencegah kerusakan lingkungan lebih jauh," kata Suhandi.

Menurut Budi Soleh Kurniawan, semua bibit yang ditanam merupakan bantuan dari Kementerian Lingkungan Hidup. Jenis pohon yang ditanam meliputi bambu bitung, jambu opulasi, flamboyan, jambon, dan pohon aren.

"Tujuan kegiatan ini adalah untuk reboisasi, agar kawasan hulu dapat kembali rimbun. Selain di Desa Karang Tengah, penanaman juga dilakukan di wilayah Desa Cipambuan," jelas Budi.

Di tempat lain, Kepala Desa Cipambuan, H. Dadang, menambahkan bahwa penanaman pohon juga dilakukan di area bantaran sungai dan lahan tandus yang rawan longsor.

"Penanaman dari kementerian ini bertujuan mencegah longsor dan erosi di garis sepadan sungai, sekaligus menghijaukan kembali kawasan di sepanjang aliran sungai," ungkapnya.

Dengan kolaborasi berbagai pihak, kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat ketahanan lingkungan di wilayah hulu, mengurangi risiko bencana, serta memulihkan ekosistem DAS Ciliwung secara berkelanjutan.*