JAKARTA – Nama Dudung Amadung Abdullah masuk dalam daftar 10 Terbaik Penerima Apresiasi Penegakan Hukum Tahun 2026 yang diselenggarakan Komisi Hukum Majelis Ulama Indonesia (MUI). Penghargaan tersebut diberikan kepada individu maupun lembaga yang dinilai memiliki dedikasi dalam memperjuangkan keadilan, khususnya bagi masyarakat dhuafa dan kelompok rentan.

Dudung Amadung Abdullah tercantum sebagai salah satu penerima apresiasi bersama sejumlah tokoh nasional, praktisi hukum, lembaga bantuan hukum, hingga institusi penegak hukum dari berbagai daerah di Indonesia.

Apresiasi tersebut menjadi bagian dari rangkaian Mudzakarah Hukum Nasional Pra Kongres Umat Islam Indonesia (KUII) yang digelar Komisi Hukum MUI dengan mengusung tema "Penguatan Misi Keumatan dan Sinergitas MUI dengan Penegak Hukum untuk Advokasi dan Perlindungan Hukum Bagi Kelompok Dhuafa dan Masyarakat Miskin."

Malam apresiasi berlangsung di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Kamis (2/7/2026), sebagai bentuk penghormatan kepada pihak-pihak yang dinilai konsisten menghadirkan akses keadilan bagi masyarakat kurang mampu.

Dalam surat undangan resmi yang diterbitkan MUI, Dudung Amadung Abdullah menempati urutan kelima dalam daftar 10 penerima apresiasi terbaik, berdampingan dengan tokoh seperti Busyro Muqoddas, Dr. Ike Farida, Jajang Mulyaman, serta sejumlah organisasi bantuan hukum dan institusi penegak hukum lainnya.

Malam Anugerah Aparat Penegak Hukum Sahabat Dhuafa dan Masyarakat Miskin turut dihadiri sejumlah pejabat nasional, di antaranya Ketua Umum MUI, Menteri Agama, Kapolri, Ketua Baznas RI, serta jajaran pimpinan lembaga negara. Agenda tersebut juga menjadi bagian dari pembahasan penguatan sinergi antara MUI dan aparat penegak hukum dalam memberikan perlindungan hukum kepada masyarakat kecil.

Masuknya Dudung Amadung Abdullah ke dalam daftar 10 penerima apresiasi terbaik menjadi pengakuan atas kontribusinya dalam memperjuangkan nilai-nilai keadilan dan keberpihakan terhadap masyarakat yang membutuhkan pendampingan hukum, sejalan dengan semangat MUI untuk memperkuat akses keadilan bagi kelompok dhuafa dan masyarakat miskin.