DINAMIKA NEWS – Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat yang terdampak bencana alam di sejumlah wilayah Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara. Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap krisis kemanusiaan akibat bencana banjir dan tanah longsor yang mengganggu akses air bersih serta sanitasi masyarakat.

Penyaluran bantuan dilakukan melalui koordinasi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Bogor serta berbagai pihak terkait. Bantuan yang diberikan meliputi sarana logistik, paket sembako, hingga alat penjernih air portable guna mendukung penanganan darurat di wilayah terdampak bencana.

Direktur Umum Perumda Air Minum Tirta Kahuripan, Abdul Somad, menyampaikan bahwa partisipasi dalam aksi kemanusiaan ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan sekaligus wujud solidaritas antar daerah dalam menghadapi bencana alam yang terjadi di berbagai wilayah Indonesia.

“Sebanyak 13 desa dan kecamatan telah menerima bantuan logistik dan sembako dengan total nilai bantuan sebesar Rp107.500.000,-. Selain itu, kami juga menyalurkan 30 unit alat penjernih air portable berkapasitas 25 liter per menit yang akan didistribusikan ke rumah sakit, pesantren, dapur umum, dan lokasi pengungsian,” ujar Abdul Somad, Selasa (20/1/2026).

Ia menambahkan bahwa fokus utama bantuan Perumda Air Minum Tirta Kahuripan diarahkan pada pemulihan akses air bersih bagi masyarakat terdampak, mengingat air merupakan kebutuhan dasar yang sangat krusial terutama dalam situasi bencana.

“Sebagai perusahaan penyedia layanan air minum, kami memahami bahwa ketersediaan air bersih menjadi kebutuhan paling mendesak saat bencana terjadi. Kami berharap bantuan ini dapat membantu meringankan beban masyarakat di wilayah terdampak,” tutupnya.

Sementara itu, memasuki musim penghujan tahun ini, wilayah Kabupaten Bogor ditetapkan dalam status siaga darurat bencana banjir, banjir bandang, cuaca ekstrem, gelombang ekstrem dan abrasi, serta tanah longsor di sejumlah daerah di Provinsi Jawa Barat. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan gangguan pengaliran air bersih, terutama akibat meningkatnya kekeruhan air baku serta longsor yang dapat memutus jaringan pipa distribusi milik Perumda Air Minum Tirta Kahuripan.

Sehubungan dengan hal tersebut, Perumda Air Minum Tirta Kahuripan mengimbau seluruh pelanggan untuk melakukan langkah antisipatif dengan menyiapkan cadangan air bersih melalui penampungan di rumah serta menggunakan air secara bijak, khususnya saat proses normalisasi pengaliran berlangsung.

Pelanggan juga diharapkan aktif memantau informasi terkait gangguan layanan melalui aplikasi myKahuripan, situs resmi www.tirtakahuripan.co.id, serta media sosial resmi Perumda Air Minum Tirta Kahuripan. Apabila terjadi gangguan pengaliran, pelanggan dapat segera melaporkannya melalui kanal pengaduan yang tersedia, yakni Call Center 1500-862 atau WhatsApp 0821-1996-9008.