KAB.BOGOR, WWB.CO.ID – Organisasi Masyarakat Barisan Benteng Raya Padjajaran (Ormas BBRP) Bogor Raya salurkan bantuan unit material untuk pembangunan mushola yang berlokasi di Kampung Sukajaya RT 02 RW 02, Desa Sukajaya, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor, Jum’at (31/03/23).
Kegiatan Bakti Sosial (Baksos) tersebut dihadiri langsung oleh Wakil Ketua Umum BBRP Yakni Faiz, Sekretaris Jendral (Sekjend) BBRP Angga Satria, Kabid Kaderisasi Romen, Penasehat Hafiez (Ki Wulung) dan Ketua DPC BBRP Kabupaten Bogor Arsid serta jajaran Ketua DPC Kota Bogor dan secara langsung memberikan bantuan tersebut dengan misi organisasi BBRP yakni “Duduluran”
Disaat usia ormas BBRP yang menginjak usia 11 tahun, badai perahu ditubuh ormas BBRP ini justru diperkuat oleh nahkoda Sekretaris Jendral BBRP yakni Angga Satria yang selalu memberikan penguatan penguatan kepada kader BBRP baik dari tingkat DPP hingga Ranting.
Angga Satria Sekretaris Jendral (Sekjend) BBRP mengatakan bahwa ditengah ibadah puasa bukan menjadi penghalang bagi ksatria Padjajaran ini untuk selalu berbakti kepada masyarakat. Bantuan unit material untuk pembangunan mushola yang disalurkan merupakan hasil swadaya dari balad balad (anggota BBRP – red).
“Jadi kita bukan kepingin numpang keren, tetapi kita bersinergi apa yang kita baktikan untuk masyarakat kita buktikan. Dan untuk anggaran, kita murni swadaya dari balad balad. Kita bikin satu monumental yang nanti bisa menjadi kebanggaan bersama,” ujarnya kepada media, Jum’at (31/03/23).
Angga menyampaikan, untuk nama mushola tersebut sudah diusulkan nama, yakni Jami Al-Balad. Yang artinya, kata Angga, balad itu bukan berarti balad Ormas BBRP, melainkan bagaimana negeri ini bahu membahu bersama dengan masyarakat untuk mendorong lagi supaya dorongan itu sampai kepada haknya.
“Kita akan lakukan terus, kita berikan contoh terlebih dahulu, nanti insya Allah yang lain mengikuti. Bukan hanya tempat ibadah, mungkin MCK dan lainnya, yang mungkin bisa bermanfaat bagi masyarakat luas,” katanya.
Lebih lanjut Angga menuturkan, pihaknya bukan hanya membantu dalam pembangunan mushola saja tetapi akan membantu dalam hal pendidikan anak-anak yang putus sekolah dan sistem kebudayaan di Kota Bogor.
“Jadi mushola yang sudah mau selesai didahulukan, kita di Kota nanti ada lagi yang sistem kebudayaan dan pendidikan,” ungkapnya.
