Bekasi — Teror yang dialami Uchok Sky Khadafi, Direktur Eksekutif Center for Budget Analysis (CBA), bukan hanya serangan terhadap dirinya sebagai individu, tetapi juga menyasar lingkaran terdekatnya: keluarga. Paket berisi bangkai ayam dan secarik kertas ancaman yang diletakkan di depan rumahnya di Babelan, Bekasi, Kamis malam, 22 Januari 2026, menegaskan bahwa intimidasi kini diarahkan ke ranah domestik, tempat yang seharusnya menjadi ruang aman.
Ancaman yang Menyentuh Ranah Personal
Tulisan dalam kertas ancaman berbunyi, “Uchok hati-hati dalam menulis dan berkomentar di media jika ingin keluarga selamat.” Pesan ini jelas menargetkan aspek paling sensitif: keselamatan orang-orang yang dicintai. Dengan demikian, teror ini bukan sekadar upaya membungkam kritik, melainkan juga strategi untuk menekan psikologis melalui rasa takut kehilangan.
Keteguhan di Tengah Ketakutan
Uchok menduga teror tersebut berkaitan dengan aktivitasnya yang kerap mengkritisi dugaan korupsi anggaran di berbagai lembaga negara. Meski ancaman menyasar keluarganya, ia menegaskan tidak akan berhenti bersuara. “Teror tidak akan menghentikan perjuangan saya dalam mengawal anggaran publik,” ujarnya. Sikap ini menunjukkan bahwa intimidasi justru memperkuat komitmen aktivis terhadap transparansi.
Dampak Sosial: Efek Jera bagi Aktivis Lain
Kasus ini menimbulkan kekhawatiran lebih luas. Ancaman terhadap keluarga aktivis berpotensi menciptakan efek jera bagi masyarakat sipil lain yang ingin bersuara. Ketika ranah privat ikut diganggu, banyak orang bisa memilih diam demi melindungi orang terdekat. Hal ini berbahaya bagi demokrasi, karena kritik publik adalah salah satu mekanisme kontrol terhadap penyalahgunaan kekuasaan.
Perlindungan Negara yang Mendesak
Peristiwa ini menegaskan perlunya perlindungan nyata bagi aktivis dan keluarganya. Negara tidak boleh membiarkan intimidasi semacam ini menjadi pola berulang. Tanpa jaminan keamanan, ruang demokrasi akan semakin menyempit, dan masyarakat sipil kehilangan keberanian untuk mengawasi jalannya pemerintahan.*