DINAMIKA NEWS — Ribuan jamaah dari berbagai penjuru Banyumas memadati Auditorium Ukhuwah Islamiyyah Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), Ahad (8/2/2026), dalam gelaran Tabligh Akbar PDM Banyumas menyambut Ramadhan 1447 Hijriah. Antusiasme luar biasa terlihat sejak pagi hari, hingga memenuhi auditorium utama, balkon, pelataran, bahkan lapangan di sekitar lokasi acara.

Rektor UMP, Prof. Dr. Jebul Suroso, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepercayaan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Banyumas yang kembali menjadikan UMP sebagai tuan rumah kegiatan strategis Persyarikatan. Ia menegaskan komitmen UMP sebagai rumah besar Muhammadiyah sekaligus pusat pengembangan peradaban Islam berkemajuan.

“Terima kasih kepada PDM Banyumas atas kepercayaan menjadikan UMP sebagai tuan rumah Tabligh Akbar. UMP adalah rumah besar Persyarikatan Muhammadiyah, ruang terbuka bagi setiap gerak dakwah dan ikhtiar membangun peradaban Islam berkemajuan. Insya Allah, pengembangan Kampus 2 melalui Gedung Megatorium Margono Djojohadikusumo yang mendampingi UMP President Tower menjadi bagian dari komitmen tersebut,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua PDM Banyumas, KH. Drs. M. Djohar, M.Pd., menegaskan bahwa tabligh akbar ini merupakan momentum strategis untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah, mengokohkan konsolidasi dakwah, serta meneguhkan sinergi 29 PCM–PCA, organisasi otonom (ortom), dan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) se-Banyumas.

Menurutnya, membludaknya jamaah hingga ke pelataran menjadi cermin militansi warga Muhammadiyah, kuatnya semangat berjamaah, serta meningkatnya kepercayaan umat kepada Persyarikatan. Hal ini sekaligus menandai berkembangnya amal usaha, menguatnya layanan ibadah, serta semakin kokohnya program dakwah dan pemberdayaan umat di bawah kepemimpinan PDM Banyumas.

Puncak acara diisi tausiyah Ketua PP Muhammadiyah, Dr. dr. H. Agus Taufiqurrahman, Sp.S., M.Kes., yang membidangi Pembinaan Kesehatan Umum, Kesejahteraan Sosial, dan Resiliensi Bencana. Dalam ceramahnya, ia mengajak jamaah menjadikan Ramadhan sebagai momentum peningkatan iman, akhlak, kepedulian sosial, sekaligus kesadaran menjaga kesehatan dan memanfaatkan waktu sebagai nikmat besar dari Allah SWT.

“Manusia sering lalai terhadap dua nikmat besar: kesehatan dan waktu luang. Kesehatan harus dijaga agar kita kuat beribadah, beramal, dan berkontribusi. Karena itu, dakwah harus menggembirakan dan memudahkan umat mencintai Islam, dengan menguatkan peran ranting hingga amal usaha sebagai pilar gerakan dakwah Muhammadiyah yang mencerahkan dan memberdayakan umat agar memiliki bekal kuat di dunia dan akhirat,” tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut, Agus Taufiqurrahman juga memberikan apresiasi atas kemajuan Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) yang terus melengkapi fasilitas dan kian diminati mahasiswa nasional maupun internasional. Ia menilai PDM Banyumas telah membuktikan kiprah dakwahnya di berbagai sektor kehidupan.

Dengan penuh harap, ia mendoakan agar kepemimpinan PDM Banyumas terus berprestasi, tidak berhenti di tingkat provinsi, serta mendorong RSI Purwokerto tumbuh menjadi rumah sakit unggulan milik Persyarikatan sekaligus rumah besar bagi aktivitas dakwah Muhammadiyah.