JAKARTA - Ramai spekulasi mengenai pembatalan kunjungan Presiden RI Prabowo Subianto ke Austria dan Hungaria mengemuka setelah pesawat kepresidenan kembali ke Jakarta dari Prancis. Kepulangan ini memicu berbagai asumsi politik di ruang publik.
Namun, penting untuk membedakan antara pernyataan resmi pemerintah mengenai agenda kenegaraan dan pernyataan yang berasal dari partai politik. Hingga kini, Istana Kepresidenan maupun Kementerian Luar Negeri belum mengumumkan secara resmi Austria dan Hungaria sebagai bagian dari agenda lawatan Eropa.
Nama Austria dan Hungaria pertama kali mencuat melalui pernyataan Juru Bicara Partai Gerindra, Sugiat Santoso. Sugiat menyebutkan bahwa Presiden Prabowo akan melanjutkan lawatan ke kedua negara tersebut setelah dari Prancis karena posisi strategis bagi Indonesia.
“Ada tiga negara Eropa yang dikunjungi Presiden Prabowo pada akhir Mei 2026 ini, yaitu Prancis, Austria, dan Hungaria,” kata Sugiat Santoso.
Menurut Sugiat, Austria dinilai sebagai pusat manufaktur presisi di Eropa Tengah, sementara Hungaria menjadi pusat pengembangan industri baterai kendaraan listrik di Uni Eropa. Pernyataan tersebut bersifat dari partai, bukan dari sumber resmi istana negara.
Hingga saat ini, belum ada konfirmasi resmi dari pihak pemerintah mengenai apakah Austria dan Hungaria memang masuk dalam jadwal final kunjungan kenegaraan atau hanya sebatas rencana diplomasi.
Oleh karena itu, spekulasi yang menyimpulkan adanya pembatalan akibat krisis politik, ekonomi, atau keamanan nasional belum memiliki dasar konfirmasi dari pemerintah. Fakta yang ada hanya menegaskan bahwa Presiden Prabowo telah menyelesaikan agenda di Prancis dan kembali ke tanah air.
Agenda resmi yang dijalani Presiden Prabowo adalah kunjungan kenegaraan ke Prancis atas undangan Presiden Emmanuel Macron. Kunjungan ini menghasilkan berbagai kesepakatan strategis.
Kesepakatan tersebut mencakup kerja sama pertahanan, investasi, energi, dan hubungan ekonomi bilateral. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyatakan ada empat kesepakatan komersial baru tercapai.