TANGERANG, DINAMIKA NEWS – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-14, Ikatan Wartawan Online (IWO) menggelar aksi penanaman 1.400 pohon mangrove di kawasan Hutan Mangrove Tanjung Pasir, Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, Kabupaten Tangerang, Banten, Jumat (31/7/2026). Kegiatan bertajuk "Penanaman Mangrove Bersama IWO 2026" ini menjadi bentuk nyata kepedulian insan pers terhadap kelestarian lingkungan pesisir.
Mengusung tema "Wartawan Peduli Lingkungan: Menanam Mangrove untuk Pesisir yang Tangguh", kegiatan tersebut melibatkan wartawan, komunitas pecinta lingkungan, instansi pemerintah, masyarakat, serta dukungan sejumlah perusahaan yang memiliki kepedulian terhadap isu lingkungan.
Ketua Umum IWO, Dwi Christianto, mengatakan aksi penanaman mangrove bukan hanya menjadi bagian dari perayaan organisasi, tetapi juga wujud komitmen wartawan dalam berkontribusi langsung menjaga ekosistem pesisir yang saat ini menghadapi berbagai ancaman.
Menurutnya, kawasan pesisir utara Pulau Jawa terus mengalami tekanan akibat abrasi, intrusi air laut, penurunan muka tanah, hingga dampak perubahan iklim. Kondisi tersebut diperparah dengan berkurangnya hutan mangrove akibat alih fungsi lahan, pencemaran, serta pembangunan yang kurang memperhatikan aspek keberlanjutan.
"Mangrove merupakan benteng alami yang mampu melindungi wilayah pesisir dari abrasi dan banjir rob. Karena itu, menjaga keberadaannya menjadi tanggung jawab bersama," ujar Dwi.
Ia menegaskan, profesi wartawan memiliki peran strategis tidak hanya dalam menyampaikan informasi kepada publik, tetapi juga mengedukasi masyarakat melalui pemberitaan yang berkualitas mengenai isu-isu lingkungan.
"Kegiatan ini bukan sekadar seremoni. Wartawan harus hadir memberikan kontribusi nyata sekaligus menyuarakan pentingnya pelestarian lingkungan melalui karya jurnalistik yang akurat dan bertanggung jawab. Menanam mangrove hari ini berarti menanam harapan bagi masa depan pesisir Indonesia," katanya.
Selain melakukan penanaman mangrove secara massal, peserta juga mendapatkan edukasi mengenai teknik penanaman dan manfaat mangrove bagi ekosistem. Rangkaian kegiatan diawali dengan sambutan, pembekalan teknis dari pengelola kawasan mangrove, penanaman bersama, foto bersama, hingga ramah tamah.
Melalui kegiatan tersebut, IWO menargetkan tercapainya sejumlah manfaat, antara lain mendukung pelestarian ekosistem pesisir, membantu penyerapan emisi karbon, meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya hutan mangrove, serta memperkuat sinergi antara media, pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dalam menjaga lingkungan.