DINAMIKA NEWS -- Pemerintah Kota Bogor menggelar rapat koordinasi dan evaluasi kinerja sepanjang tahun 2025. Bagian Hukum dan HAM Setda Kota Bogor melaporkan capaian kinerja yang telah dievaluasi oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat pada 23 Desember 2025.

Kepala Bagian Hukum dan HAM, Alma Wiranta, menyatakan bahwa capaian kinerja sepanjang tahun 2025 telah terealisasi secara optimal hingga melebihi target 300%.

Beberapa program strategis yang menjadi capaian kinerja antara lain:

- Penguatan Tata Kelola Pemerintahan aspek Hukum dan HAM secara transparans dan akuntabilitas dalam penilaian Indeks Reformasi Hukum (IRT) memperoleh predikat sangat istimewa (AA) dengan nilai 99,28

- Fasilitasi bantuan hukum terhadap pemerintah berupa penyelamatan potensi kerugian daerah dari gugatan litigasi dipengadilan sebesar Rp1,23 Trilyun

- Meningkatkan pemajuan dan pemenuhan HAM melalui pelayanan hukum non litigasi berupa program bantuan hukum bagi warga miskin Kota Bogor dengan penyelesaian sebanyak 220 kasus

- Dukungan rencana aksi nasional HAM sebagai Kota Peduli HAM dengan pelindungan bagi warga rentan, disabilitas dan tindak pidana perdagangan orang (TPPO)di Riyadh Arab Saudi

- Penghargaan JDIH terbaik se Jawa Barat dalam kategori Peningkatan Kinerja Tahun 2025

- Peningkatan Kesadaran Hukum melalui sosialisasi Penyelenggaraan Bale Badami (Restoratif Justice), yang bertujuan sebagai akses keadilan di masyarakat penyelesaian persoalan hukum diluar pengadilan yang melibatkan mediator, tokoh warga dan konsultan hukum, termasuk Posbankum ditiap Kelurahan yang melibatkan paralegal.