DINAMIKA NEWS — Upaya memperkuat kemandirian ekonomi warga Nahdlatul Ulama (NU) terus digelorakan. Lembaga Pengembangan Pertanian Nahdlatul Ulama (LPPNU) Kabupaten Bogor menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Budidaya Peternakan Ayam Kampung Unggul Balitbangtan (KUB) di Aula Pesantren Yasina Cigombong, Kamis (12/2/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah strategis penguatan ekonomi jam’iyah sekaligus mendorong pesantren dan Majelis Wakil Cabang (MWC) NU menjadi percontohan (pilot project) budidaya ayam KUB di Kabupaten Bogor.
Bimtek diselenggarakan oleh LPPNU Kabupaten Bogor di bawah kepemimpinan Ketua LPPNU, Ir. Aan Surya. Peserta berasal dari MWC NU Cigombong, Cijeruk, Caringin, dan Ciawi, serta sejumlah pondok pesantren. Hadir pula peserta dari Kecamatan Sukaraja, Citeureup, Tamansari dan Rancabungur yang antusias mengikuti pelatihan hingga akhir acara.
Pesantren sebagai Pusat Pemberdayaan Ekonomi
Pimpinan Pesantren Yasina Cigombong yang juga Ketua Rois Syuriah PCNU Kabupaten Bogor, KH. Romdon, MH, menyampaikan bahwa pesantren tidak hanya menjadi pusat pendidikan keagamaan, tetapi juga harus mampu menjadi pusat pemberdayaan ekonomi umat.
Menurutnya, PCNU Kabupaten Bogor memiliki mimpi besar untuk terus berkembang, di antaranya memiliki gedung sendiri, mendirikan sekolah NU, menghadirkan Kampus Unisiah, serta memperkuat infrastruktur kepengurusan. Semua itu memerlukan penguatan struktur organisasi dan kelembagaan PCNU Kabupaten Bogor agar semakin solid dan profesional.
“Penguatan kemandirian ekonomi jam’iyah menjadi kebutuhan mendesak. Kinerja organisasi harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.
Sinergi Program Pemerintah dan NU
Pelatihan budidaya ayam KUB ini menjadi salah satu bentuk sinergi antara program pemerintah dengan NU. Melalui langkah konkret seperti ini, diharapkan warga NU tidak hanya kuat secara spiritual, tetapi juga mandiri secara ekonomi.

