Ditulis oleh: Irpan Alkeysar
Bogor, wwb.co.id — Di sebuah bukit yang terletak di Kampung Cinapeul, Desa Cibanon, Kecamatan Sukaraja, terdapat sebuah makam keramat yang hingga kini masih ramai diziarahi masyarakat dari berbagai daerah. Makam tersebut merupakan tempat peristirahatan Mbah Janggot, seorang ulama setempat yang dikenal luas dan dihormati sejak masa lampau, Minggu (21/12/2025).
Menurut keterangan Hajah Tamami, istri dari kuncen makam, Mbah Janggot merupakan ulama sekaligus tokoh yang pertama kali membuka dan mendirikan Kampung Cinapeul.
"Dulu kuncennya itu almarhum Haji Tamami. Dari dulu sampai sekarang banyak orang datang berziarah dari berbagai daerah. Mbah Janggot adalah ulama yang pertama kali mendirikan kampung ini,” tuturnya.
Selain dikenal sebagai tokoh agama, Mbah Janggot juga disebut sebagai sosok yang berjasa menyediakan sumber air bagi warga sekitar. Ia membuat sebuah pancuran yang bersumber langsung dari mata air alami, yang hingga kini masih digunakan masyarakat dan dikenal dengan nama Pancuran Mbah Janggot.
"Beliau juga membuat pancuran air dari mata air langsung. Sekarang dikenal dengan nama Pancuran Abah Janggot,” ujarnya.
Hajah Tamami juga menceritakan kisah yang berkembang di masyarakat terkait area makam tersebut. Menurutnya, dahulu lokasi makam sempat direncanakan menjadi jalur jalan umum. Namun, saat dilakukan survei, kawasan tersebut dianggap tidak memungkinkan untuk dibangun.
"Dulu pernah mau dijadikan jalan. Tapi waktu disurvei, katanya tempatnya terlihat gelap, seolah tidak diizinkan oleh para karuhun yang ada di sini. Akhirnya rencana itu dibatalkan,” pungkasnya.
Hingga kini, makam Mbah Janggot tetap terawat dan menjadi salah satu tujuan ziarah spiritual masyarakat, sekaligus saksi sejarah awal terbentuknya Kampung Cinapeul di Desa Cibanon.
