SUKABUMI.WWB.CO.ID – Setelah lama vakum dan berganti ganti personil Band metal asal Cibadak Sukabumi Sweet Mother God (SMG) kini mulai menyiapkan materi-materi lagu untuk penggarapan full album siap meramaikan belantika musik Indonesia.
Sweet Mother God Band yang berdiri tahun 1996 dengan berganre metal sempat berganti ganti personil drum saat masuk recording dan selesai recording sampai pada akhirnya bisa mengeluarkan album pertama berjudul ” No Sweet ” pada tahun 1999 yang dirilis oleh Fogflames record bandung,” kata Ricky Abdulloh vocalis Sweet Mother God kepada WWB, Kamis (13/10/2022).
Namun pada tahun 2003 SMG sempat vakum lama, karena para personil terpisah berada di kota kota lain. Ketika Kembali tahun 2013 SMG sudah aktif kembali dengan personil yang dulu, tapi untuk lebih produktif ke materi SMG lebih susah, akhirnya ada pergantian kesana kesini terutama di gitar sama bass sedangkan vokal dan drum masih tetap sama.
“Jadi sampai sekarangpun ketika kita masuk kemateri-materi yang sekarang ini gitar dan bass baru lagi, karena setiap personil mempunyai basic masing-masing dari skill,” paparnya
Banyak perubahan Personil di SMG yang dulu Ricky (Vokal), opin (Drum), Iwan dan Tatep (Gitar) dan Ami (Bass), dan untuk sekarang personil yang baru Ricky (Vokal), Opin (Drum), Lindu (Bass), dan Angga (Gitar), kemudian tepat di bulan April tahun 2018 SMG merilis 2 single lagu.
SMG sudah produktif dari tahun 2019 tapi karena ada pandemi semua aktifitas terganggu demikian pun pada band SMG yang pada waktu itu sudah ada bebarapa deal dengan label-label luar seperti Cekoslowakia dan USA, karena kita mau distribusi materi-materi kita nanti tidak monoton seperti yang ada.
“Jika mau launching hipi, mini album atau album kan biasanya bikin rilis bikin event kemudian penjualan merchandise, nah, kita teknisnya tidak akan seperti itu, tapi kita akan dirilis label luar baru masuk di Indonesia,” jelasnya.
Untuk yang sekarang dari arasemen musik lebih ada harmonisasi, karena materi di album pertama dan dimini album pertama materi lirik lagu full bahasa inggris, dan untuk sekarang materinya dengan lirik bahasa Indonesia.
Musik Sweet Mother God dari awal lebih terinfluence ke Pantera jadi kawan-kawan sudah terbiasa, bahwa SMG itu pantera habis, walupun sebelumnya terinfluence band Napalm Death, Obituary, Sepultura, Kreator. Cuma untuk melepaskan supaya influence itu tidak terlalu mengakar dalam materi kita bebas saja. Terutama kalo saya dan drumnya jelas dari dulu, yang sekarang bassis kita karakternya Jazzi memang bassis Jazz , kemudian gitarisnya lebih cenderung ke Post Hardcore,” sambungnya.