BOGOR, wwb.co.id – Ketua RW 03 Desa Sukatani, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, Andri Suhendri, menegaskan dukungannya terhadap setiap kegiatan kepemudaan yang bersifat positif, termasuk pendirian Ranting Padepokan Pajajaran di RT 02/03 Kampung Cibedug Girang.
Andri yang baru dilantik sebagai Ketua RW mengaku langsung dihadapkan dengan sejumlah persoalan sosial di wilayahnya, khususnya terkait kenakalan remaja. Oleh karena itu, keberadaan wadah kepemudaan dinilai sangat penting sebagai sarana pembinaan dan penyaluran energi positif generasi muda.
“Saya mendukung penuh setiap kegiatan kepemudaan selama bersifat positif. Jangan sampai kejadian yang kemarin terulang kembali, baik di RT 01 maupun RT 02. Kita harus bergerak bersama untuk membenahi,” ujar Andri, Sabtu (29/11/25) malam.
Ia menegaskan pihak RW siap bersinergi dengan tokoh masyarakat serta seluruh elemen warga dalam membina pemuda melalui kegiatan terarah dan bermanfaat.
Sementara itu, Ketua Umum Padepokan Pajajaran, Sendy Setiawan, menjelaskan bahwa Padepokan Pajajaran bukan hanya fokus pada pencak silat, tetapi bergerak lebih luas pada pelestarian warisan budaya.
“Kami bergerak dalam pelestarian seni budaya, mulai dari pencak silat, seni tari, seni rupa, hingga seni musik. Tujuan kami bukan hanya olahraga bela diri, tetapi pembinaan mental dan spiritual generasi muda,” jelas Sendy.
Ia menyebutkan, pembinaan dilakukan melalui dua jalur utama. Pertama, pengkaderan untuk mencetak pelatih-pelatih yang nantinya dapat mengajar di sekolah atau lembaga pendidikan. Kedua, menyalurkan minat pemuda yang memiliki hobi tarung melalui arena khusus seperti Arena Garuda yang dikonsep semi profesional layaknya MMA, sehingga bakat tersalurkan secara resmi dan aman.
“Semua ini kami lakukan untuk mencegah tawuran. Anak-anak yang hobi tarung kita arahkan ke arena resmi, supaya tidak lagi mengganggu ketertiban masyarakat,” katanya.
Dalam kegiatan tersebut, Sendy juga menyerahkan secara simbolis Surat Keputusan (SK) Kepengurusan Ranting Padepokan Pajajaran Desa Sukatani, sebagai bentuk legalitas organisasi yang telah terdaftar secara administratif pada pemerintah.