DEPOK, WWB.CO.ID – Nasib para sales di wilayah Depok yang bekerja di bawah naungan CV Berkah Nur Akmal sangat memprihatinkan. Mereka sudah menanti selama hampir sebulan, namun upah yang seharusnya mereka terima belum juga dibayarkan.
“Kami telah berjuang keras menjalankan tugas mereka, menghadapi teriknya matahari dan hujan deras demi memasarkan produk-produk dipasaran. Namun, respon dari pihak CV Berkah Nur Akmal sangatlah mengecewakan, menyebabkan penderitaan bagi para karyawan,’ ungkap Irpan kepada redaksi wwb.co.id, Kamis (13/7/23).
Salah satu karyawan yang merasakan dampak buruk dari situasi ini adalah Irpan. Ia mengalami kelaparan dan bahkan harus berurusan dengan debt collector yang berakibat pada cekcok dalam rumah tangganya.
“Dampaknya sangat signifikan. Gaji yang seharusnya digunakan untuk biaya makan, membayar hutang, dan kebutuhan lainnya tidak kunjung dibayarkan. Akibatnya, istri dan anak saya harus kelaparan, bahkan kami didatangi oleh debt collector yang berujung pada konflik dalam rumah tangga,” ungkap Irpan.
Ia berharap agar pihak CV Berkah Nur Akmal segera membayarkan upahnya dan teman-teman sejawatnya.
“Kami berharap agar gaji kami segera dibayarkan dam menyelesaikan permasalahan ini,” harapnya.
Berkaitan dengan upah yang belum dibayar oleh pihak perusahaan, Ketua Umum Kapi Matra, Buchari sangat menyayangkan hal tersebut terjadi disaat kondisi ekonomi sangat sulit. Buchari meminta kepada Dinas Tenaga Kerja turun untuk menyelesaikan permasalahan ini.
“Upah merupakan hak buruh yang tidak boleh ditunda karena menyangkut kelangsungan hidup pekerja. Dan buruh juga merupakan aset perusahaan yang harus di jaga dan harus dipertahankan,” Ungkapnya. (13/07/2023)
“Dengan kejadian permasalahan buruh yang upah belum dibayar sekali kami dari LSM Kapi Matra meminta hal ini harus diselesaikan secepatnya,” Tambahnya Buchori Aktifis Buruh.