BOGOR, WWB.CO.ID – Menu Sayur kangkung di Indonesia menjadi hidangan yang merakyat, dari warung makan pinggir jalan hingga hotel berbintang selalu tersedia menu olahan berbahan sayur kangkung ini.

Lain halnya di Amerika , di negeri paman Sam ini sulit untuk menemukan menu kangkung karena sayuran tersebut dikategorikan sebagai gulma berbahaya. Kangkung (bahasa Inggris: water spinach) memang sangat mudah berkembang dan harus dikendalikan penyebarannya.

Regulator federal Amerika Serikat (AS) mengklasifikasikannya sebagai gulma berbahaya, dan sampai sekarang beberapa negara bagian masih melarang penjalan kangkung. Adapun di sejumlah negara bagian petani boleh menanam kangkung tetapi wajib izin.

Selain itu, di AS dalam Undang-Undang Perlindungan Tanaman ditetapkan bahwa kangkung dilarang diangkut antarnegara bagian tanpa izin. Salah satu dampak dari alasan kenapa kangkung dilarang di Amerika adalah munculnya pasar gelap sayuran tersebut. Para penjual mendapatkan kangkung dari petani ilegal, dan orang-orang juga membelinya secara ilegal.

Di Florida misalnya, kangkung harus ditanam di rumah kaca, dipanen sebelum tunas menyebar, dan semua pengemasan harus dilakukan di lokasi.

Sementara itu di negara bagian Georgia, NPR melaporkan bahwa kangkung selangkah lagi akan dilegalkan budidayanya. Komisaris Pertanian negara bagian Georgia, Gary Black, mengatakan bahwa negara bagiannya sudah menyetujui impor kangkung, karena jika dibudidaya sendiri akan berbahaya bagi saluran air.

“Ini tanaman jangan sampai keluar ke alam liar karena bisa mendatangkan malapetaka,” terangnya.