BOGOR – Sebanyak 416 desa dan 19 kelurahan di Kabupaten Bogor mengikuti penilaian kebersihan lingkungan yang dilaksanakan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bogor.

Kegiatan tersebut bertujuan mendorong masyarakat untuk menjaga kebersihan dan menciptakan lingkungan yang bersih, hijau, serta alami. Penilaian dilakukan serentak di seluruh kecamatan selama tiga hari.

Tim penilai dibagi menjadi tujuh tim. Setiap tim melakukan penilaian di sejumlah kecamatan dengan melihat beberapa aspek, mulai dari kebersihan jalur nasional, jalur provinsi, jalur kabupaten, jalur desa, hingga lingkungan kantor pemerintahan kecamatan dan desa.

Selain kebersihan, aspek penghijauan juga menjadi bagian penting dalam penilaian. Tim melihat keberadaan tanaman dan pohon di sepanjang jalur yang dinilai, termasuk kondisi lingkungan apakah masih gersang atau sudah memiliki penghijauan yang memadai.

“Adapun maksud dan tujuan kegiatan ini untuk mengimbau masyarakat agar bisa menjaga kebersihan lingkungannya dan mewujudkan masyarakat yang bersih, hijau dan alami,” ujar salah satu anggota tim penilai.

Tim 4, yang melakukan penilaian di Kecamatan Ciampea dan Kecamatan Dramaga, melihat adanya perkembangan positif terkait kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan dan lingkungan.

Salah satu yang menjadi perhatian tim adalah Desa Sukadamai. Di wilayah tersebut telah dilakukan pemasangan gapura sebagai bagian dari upaya mempercantik dan menata lingkungan.

“Kondisi tadi kami lihat partisipasi masyarakat sudah mulai tumbuh, dilihat dari kebersihan ataupun jalur-jalur yang kami lihat. Di Desa Sukadamai ini sudah ada pemasangan gapura yang dilakukan oleh Kecamatan Ciampea maupun Kecamatan Dramaga,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Bogor berharap kesadaran masyarakat terhadap kebersihan dan penghijauan tidak hanya muncul saat penilaian berlangsung, tetapi menjadi budaya dalam kehidupan sehari-hari.