BOGOR, wwb.co.id – Kepala Desa Sukatani, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, Suhendar mengingatkan generasi muda agar menjauhi penyalahgunaan narkoba yang dapat berdampak pada persoalan hukum serta beban finansial. Pesan tersebut disampaikannya saat menghadiri peresmian pembentukan Ranting Padepokan Pajajaran di RT 02/03 Kampung Cibedug Girang, Desa Sukatani, Sabtu (29/11/25) malam.

Suhendar menyampaikan, upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba telah dilakukan melalui berbagai kegiatan pembinaan, termasuk bimbingan teknis (bimtek) dengan menghadirkan narasumber dari kepolisian dan kejaksaan untuk memberikan edukasi hukum kepada masyarakat dan pemuda.

“Alhamdulillah selama setahun terakhir wilayah kita relatif aman. Namun kemarin sempat ada laporan dari RW, ini jadi pengingat bagi kita semua untuk meningkatkan kewaspadaan,” ujar Suhendar.

Ia menegaskan, pergaulan dalam dunia narkoba sangat berbeda dengan persoalan kenakalan remaja biasa. Jika sudah terjerat kasus narkoba, seluruh dampak hukum dan finansial akan ditanggung pribadi tanpa bisa bergantung kepada pihak lain.

“Kalau sudah berurusan dengan narkoba, semua beban ditanggung sendiri. Karena itu anak-anak muda harus bisa menjaga diri,” tegasnya.

Selain itu, Suhendar mengajak pemuda untuk saling mengingatkan serta aktif mengikuti kegiatan positif seperti pencak silat di bawah wadah Padepokan Pajajaran. Menurutnya, organisasi olahraga dan seni bela diri dapat menjadi sarana pembinaan karakter sekaligus membentengi generasi muda dari pergaulan negatif.

Dalam kesempatan tersebut, Suhendar juga menjelaskan bahwa pihak desa terus berkoordinasi dengan kepolisian dan perusahaan sekitar guna mendorong penyerapan tenaga kerja bagi warga lokal.

“Kami selalu berupaya menyalurkan informasi lowongan kerja kepada warga Sukatani agar peluang usaha dan pekerjaan bisa dimanfaatkan masyarakat,” katanya.

Menutup sambutannya, ia mengapresiasi para tokoh masyarakat serta pengurus Padepokan Pajajaran yang telah berinisiatif membangun kegiatan kepemudaan berbasis pembinaan mental, kedisiplinan, dan prestasi.