BOGOR, wwb.co.id — Akses jalan di jalur alternatif Puncak, tepatnya di kawasan Pasir Angin, Kecamatan Megamendung, terganggu akibat jembatan terputus setelah terjadi longsor pada bagian bawah struktur jembatan. Akibat kejadian tersebut, kendaraan roda empat sementara tidak dapat melintas dan dialihkan ke jalur alternatif, Sabtu (20/12/2025).
Menurut keterangan warga setempat, longsor terjadi pada bagian bawah jembatan, sementara bagian atas jembatan masih terlihat utuh. Namun, gerusan arus air yang terus berlangsung membuat kondisi jembatan tidak aman untuk dilalui kendaraan berukuran besar.
“Kalau longsornya dari bawah, bagian atas masih rapi. Tapi karena terus kebawa arus air, jadi tidak aman dilewati,” ujar Mandra, warga sekitar yang turut membantu pengaturan lalu lintas di lokasi.
Ia menjelaskan bahwa upaya perbaikan jembatan telah dilakukan dan sudah berjalan sekitar dua hari. Selama proses perbaikan berlangsung, kendaraan roda empat dialihkan melalui jalur alternatif.
“Perbaikannya sudah sekitar dua harian. Untuk sementara mobil dialihkan lewat jalur alternatif, bisa melalui Summarecon atau lewat Pasir Angin bagian atas,” jelasnya.
Sementara itu, untuk kendaraan roda dua, warga bersama pihak terkait telah membuat jembatan darurat berukuran kecil agar pengendara sepeda motor tetap dapat melintas tanpa harus memutar terlalu jauh.
“Kalau motor masih bisa lewat. Kita buat jembatan darurat kecil supaya pengendara motor tidak perlu muter jauh,” tambah Mandra.
Warga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat melintasi kawasan Pasir Angin, terutama karena kondisi jembatan darurat yang masih sempit dan berpotensi licin.
“Kepada masyarakat diimbau untuk lebih berhati-hati saat melintas di Pasir Angin karena jembatan sementara ukurannya kecil,” pungkasnya.
