DINAMIKA NEWS – Upaya peningkatan kinerja di lingkungan Sekretariat Daerah Kota Bogor terus menunjukkan hasil nyata. Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, H. Denny Mulyadi, melakukan kunjungan kerja ke Bagian Hukum dan HAM Setda Kota Bogor dipimpin Alma Wiranta, Kamis (22/1/2026).

Kunjungan tersebut bertepatan dengan kehadiran Tenaga Ahli Utama Dewan Pertahanan Nasional Kementerian Pertahanan RI, Prof. Dr. Surachman Suria Atmaja, bersama Brigjen TNI Ari Pitoyo serta rombongan mahasiswa Program Magister Universitas Pertahanan (Unhan). Rombongan diterima langsung oleh Kepala Bagian Hukum dan HAM di Ruang Rapat Ragamulia, Setda Kota Bogor.

Momen tersebut menjadi perhatian awak media karena dinilai sebagai kegiatan yang jarang terjadi, sekaligus mencerminkan sinergi strategis antara pemerintah daerah, kementerian, dan perguruan tinggi. Diskusi yang berlangsung membahas isu-isu hukum nasional dan internasional dengan pendekatan system thinking dan system dynamic, sebagai upaya memperkuat strategi penyelesaian masalah hukum lintas sektor.

Dalam sambutannya, Sekda Kota Bogor Denny Mulyadi menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas kinerja Bagian Hukum dan HAM di bawah kepemimpinan Alma Wiranta. Berdasarkan catatan perkara litigasi yang ditangani sepanjang tahun 2025, Pemkot Bogor berhasil menyelamatkan potensi kerugian keuangan daerah sebesar Rp1,29 triliun.

“Alhamdulillah, Pemkot Bogor berhasil menyelamatkan potensi kerugian negara sebesar Rp1,29 triliun pada tahun 2025. Ini merupakan capaian luar biasa dalam menjaga marwah institusi sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik,” ujar Denny Mulyadi.

Denny juga menambahkan bahwa penyelesaian konflik yang dilakukan oleh Bagian Hukum dan HAM tidak hanya melalui jalur litigasi, tetapi juga melalui mekanisme Bale Badami, yang terus dikembangkan sebagai sarana penyelesaian sengketa secara persuasif dan bertahap.

Sementara itu, Alma Wiranta mengungkapkan sejumlah langkah strategis yang telah dan sedang dilakukan. Salah satunya adalah merekrut tenaga tambahan dari mahasiswa Magister Pertahanan Universitas Pertahanan, yang berasal dari lingkungan Kedutaan Besar RI di Mesir dan saat ini tengah menjalani masa penelitian.

Selain itu, Alma juga memperkuat koordinasi lintas kementerian, khususnya dengan Kementerian Luar Negeri, terkait pengaduan warga Kota Bogor yang menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di Riyadh, Arab Saudi.

“Kami terus meningkatkan pelayanan perlindungan hukum kepada masyarakat, sekaligus menjalankan fungsi fasilitasi konflik untuk menjaga marwah institusi Pemkot Bogor,” ujar Alma.