KOTA BOGOR, WWB.CO.ID – Hiburan rakyat yang diadakan oleh Kawani di Kelurahan Loji, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor pada hari Minggu, 28 Januari 2024 menjadi momen penting dalam menghidupkan kembali kebudayaan Sunda.

Dalam hiburan rakyat tersebut, salah satu atraksi yang paling mencuri perhatian adalah pertunjukan reog Sunda Sendimen.

Reog Sunda merupakan perpaduan antara seni tari, lawak, lagu, dan cerita sosial. Pertunjukan ini ditujukan untuk menghibur masyarakat sekaligus memberikan pesan-pesan yang relevan dengan kehidupan sehari-hari.

Kemeriahan pertunjukan dan komedi yang disajikan oleh para penari dan pemainnya membuat penonton ikut terbawa suasana. Sindiran, humor, dan candaan yang mereka sampaikan, membuat para penonton tertawa terbahak-bahak.

Kang Sendi Fardiansyah, Ketua Umum Kawani, mengatakan hiburan rakyat ini mengedepankan kebudayaan Sunda, yang mungkin beberapa waktu terakhir ini mulai terlupakan oleh masyarakat, terutama oleh anak-anak kita. Oleh karena itu, Kawani berinisiatif untuk menghadirkan kembali kebudayaan Sunda melalui pertunjukan Reog Sunda Sendimen dan bentuk seni lainnya di tengah-tengah masyarakat.

“Makanya, kita konsepnya dari kampung ke kampung. Nah, mudah-mudahan, seperti pola yang ada di sini, tapi bisa dilihat, antusias dari masyarakat sangat luar biasa sekali. Mudah-mudahan ini menjadi upaya kita ke depannya, masyarakat bisa lebih mencintai budaya Sunda,” ujar Kang Sendi.

Kang Sendi menjelaskan bahwa Kawani berencana untuk menggelar pertunjukan reog Sunda Sendimen ini secara rutin setiap minggu. Rencananya, pertunjukan ini akan mengunjungi setiap kecamatan bergantian dan menjangkau seluruh 68 kelurahan yang ada di kota Bogor.

“Ya, kami juga bekerja sama dengan grup seni Sendiman untuk mengenalkan kebudayaan Sunda. Tentu saja, kami juga memiliki program-program lain yang beragam, seperti di bidang olahraga, kesehatan, dan sebagainya,” jelas Kang Sendi.

Dalam pelaksanaan acara hiburan rakyat, Kang Sendi melihat ini bukan hanya sebagai sebuah acara biasa. Ia ingin menjadikan acara ini sebagai kesempatan untuk berinteraksi dengan masyarakat secara langsung.