JAKARTA - Ustadz Felix Yanwar Siauw memberikan pernyataan tegas mengenai sikap politik dan pandangan syariatnya dalam sebuah acara talkshow bersama Indy Rahmawati di salah satu stasiun televisi tv.
Dalam forum tersebut, Felix Siauw secara lugas menyatakan bahwa tindakan kudeta atau pemberontakan terhadap pemimpin yang sah dalam sudut pandang Islam memiliki hukum yang haram.
Penegasan ini muncul sebagai respons terhadap wacana diskusi live streaming yang digulirkan oleh influencer Virdian Aurelio mengenai hukum melawan pemimpin yang dinilai memancing polemik.
Felix menekankan bahwa prinsip dasar Islam adalah mengajarkan ketaatan kepada pemimpin selama instruksi yang diberikan tidak memerintahkan kepada kemaksiatan atau pelanggaran agama.
Ia merujuk pada pandangan para ulama klasik yang secara konsisten menolak aksi pemberontakan karena potensi kerusakan dan kekacauan sosial yang ditimbulkan jauh lebih besar.
"Hukum kudeta dalam Islam adalah haram," tegas Felix, sebagaimana dikutip dari tayangan televisi.
Felix menambahkan bahwa dalam perspektif syariat, fokus utama seharusnya terletak pada sistem hukum yang diterapkan, bukan hanya menitikberatkan pada figur individu yang memimpin.
Sebagai pendakwah, Felix selama ini dikenal aktif mempromosikan konsep khilafah yang ia yakini sebagai sistem tata negara yang mampu menawarkan solusi bagi permasalahan bangsa.
Sikap tegas ini dinilai sejumlah pihak mematahkan spekulasi yang beredar di media sosial mengenai kemungkinan adanya dukungan Felix terhadap tindakan inkonstitusional maupun provokatif.