Jakarta - Perbincangan mengenai hubungan Presiden Prabowo Subianto dan Presiden ke-7 RI Joko Widodo menjadi sorotan publik setelah muncul narasi media sosial yang menyebut hubungan keduanya mulai merenggang.

Isu tersebut menguat menyusul unggahan media dengan sampul bertajuk "Panas-Dingin Prabowo–Jokowi" yang memicu beragam spekulasi warganet terkait dinamika politik pasca Pilpres 2024 hingga proyeksi kontestasi 2029.

Namun, tidak terdapat pernyataan resmi dari Prabowo maupun Jokowi yang menyebut adanya konflik, dan berkurangnya intensitas pertemuan dinilai wajar karena perbedaan peran serta lokasi aktivitas saat ini.

Prabowo kini menjalankan tugas sebagai kepala negara di Jakarta dan daerah lain, sementara Jokowi lebih banyak beraktivitas di Solo sebagai mantan presiden dan tokoh masyarakat.

"Sekranag ini kan sudah pisah. Beliau Presiden, saya mantan Presiden," kata Jokowi saat menanggapi pertanyaan terkait hubungannya dengan Prabowo.

Jokowi menjelaskan bahwa perbedaan posisi setelah pergantian pemerintahan tersebut menggambarkan pembagian peran dan tanggung jawab baru, bukan menunjukkan adanya konflik politik maupun kerenggangan hubungan pribadi.

Hubungan baik keduanya juga tampak saat Prabowo memberikan ucapan selamat ulang tahun kepada Jokowi melalui akun Instagram pribadinya pada Minggu (21/6).

"Selamat ulang tahun Presiden ke-7 Ir. H. Joko Widodo. Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia," demikian bunyi unggahan IG pribadi Prabowo.

Sehari berselang, Jokowi langsung membalas unggahan tersebut dengan menyampaikan apresiasi terbuka melalui media sosial pada Senin (22/6).