JAKARTA – Dr. Dudung Amadung Abdullah, SH., MH masuk dalam daftar 10 Terbaik Penerima Apresiasi Penegakan Hukum Tahun 2026 yang diselenggarakan Komisi Hukum Majelis Ulama Indonesia (MUI). Penghargaan tersebut diberikan kepada individu dan lembaga yang dinilai memiliki dedikasi dalam memperjuangkan akses keadilan bagi masyarakat miskin dan kaum dhuafa.

Dudung mengatakan, kegiatan yang digelar MUI bukan sekadar pemberian penghargaan, tetapi menjadi bukti nyata keseriusan para ulama dalam mendorong terwujudnya negara hukum yang berkeadilan.

"Ini merupakan bentuk keseriusan para ulama dalam mendorong terbangunnya negara hukum yang berkeadilan dengan memberikan apresiasi kepada para pejuang keadilan yang konsisten mendampingi masyarakat miskin dan dhuafa, yaitu mereka yang selama ini memiliki keterbatasan dalam mengakses keadilan," ujar Dudung, Jumat (3/7/2026).

Menurutnya, penghargaan tersebut juga menjadi penyemangat bagi para pejuang keadilan di berbagai daerah agar tetap istiqamah mendampingi masyarakat kecil.

"Momentum ini memberikan penguatan kepada para pejuang keadilan bahwa mereka tidak sendirian dalam memperjuangkan hak-hak masyarakat miskin dan dhuafa untuk memperoleh keadilan," katanya.

Ia menilai, kegiatan yang diinisiasi Komisi Hukum MUI juga membawa harapan baru bagi masyarakat yang sedang menghadapi persoalan hukum.

"Bagi masyarakat miskin dan dhuafa yang sedang berhadapan dengan hukum, momentum ini membawa angin segar. Ke depan akan semakin banyak pihak yang ikut memperjuangkan akses keadilan bagi mereka," ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Dudung turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan hingga dirinya masuk sebagai salah satu nominator penerima penghargaan.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mengusulkan saya sebagai nominator. Terima kasih kepada DPP Hidayatullah yang memberikan rekomendasi, jaringan Hidayatullah di seluruh Indonesia, Muslimat Hidayatullah, Pemuda Hidayatullah, LBH Hidayatullah, Muslimat Dewan Dakwah, MUI Papua Barat Daya, IKADI Maluku Utara, STIE Hidayatullah, Cordova Peradaban Mulia Tangerang, Kibar Cendekia Muda Bandung, Ulil Amri Kupang, Mahad Aisyah, Serikat Pekerja Nasional, serta para tokoh di seluruh Indonesia," ucapnya.