DINAMIKA NEWS – Semarak Ramadan tahun ini terasa berbeda dengan dibukanya Bogor ICMI Islamic Festival (BiiFest) 2026 yang diinisiasi oleh Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Organisasi Daerah Kota Bogor. Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Sekretaris Daerah Kota Bogor, Denny Mulyadi, pada Jumat (20/2/2026).

Mewakili Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim, Sekda menyampaikan apresiasi atas kolaborasi berbagai pihak yang turut menyukseskan agenda tahunan tersebut. Mengusung tema Celebrate Life Together: Menguatkan Generasi Unggul Menuju Indonesia Emas 2045, BiiFest diharapkan menjadi ruang sinergi untuk membentuk generasi berilmu, berakhlak, dan kompetitif.

Festival berlangsung selama 10 hari, mulai 20 Februari hingga 1 Maret 2026, dengan rangkaian kegiatan yang tersebar di Botani Square, Balaikota Bogor, serta Kantor Kementerian Agama Kota Bogor.

Sebanyak 60 lembaga ambil bagian dengan partisipasi lebih dari 500 peserta dari berbagai daerah. Agenda yang dihadirkan pun beragam, mulai dari bazar UMKM, talkshow inspiratif, bedah buku Islami, hingga workshop pengembangan diri.

Tak hanya itu, berbagai perlombaan turut memeriahkan acara, seperti Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ), Musabaqah Hifzil Quran (MHQ), lomba qasidah dan marawis, nasyid solo vokal pop religi, kompetisi film pendek dan poster Islami, hingga pemilihan Duta Cendekia Muda.

Dalam sambutannya, Sekda menekankan bahwa BiiFest bukan sekadar perayaan Ramadan, melainkan juga momentum memperkuat persatuan dan harmoni sosial di Kota Bogor. Perpaduan nilai-nilai keislaman dan kearifan lokal diharapkan mampu menumbuhkan semangat toleransi serta kebersamaan lintas generasi.

Ia juga berharap kegiatan ini berdampak nyata, baik dalam mempererat ukhuwah, mendorong kreativitas generasi muda, maupun menggerakkan roda perekonomian masyarakat melalui keterlibatan pelaku UMKM.

“Mari kita sukseskan BiiFest 2026 dengan menjaga suasana Ramadan tetap damai, tertib, dan penuh keberkahan,” pesannya.

Ketua ICMI Orda Kota Bogor, Arief Rachman Badrudin, menjelaskan bahwa BiiFest 2026 berdiri di atas tiga fondasi utama, yakni Keislaman, Kecendekiawanan, dan Keindonesiaan.