BOGOR, wwb.co.id – Angota DPRD Kabupaten Bogor Ahmad Yaudin Sogir mengajak generasi muda di Desa Sukatani, Kecamatan Sukaraja, untuk menjauhi tawuran, narkoba, serta pergaulan bebas yang dapat merusak masa depan. Ajakan tersebut disampaikan dalam kegiatan pembentukan Pencak Silat Padepokan Pajajaran yang dihadiri warga, tokoh masyarakat, serta aparat setempat.
Ia menyoroti maraknya kasus tawuran dan penyalahgunaan narkoba yang kerap terjadi di wilayah lain, serta potensi ancaman HIV bagi kalangan remaja. Sogir mengapresiasi kondisi Sukatani yang relatif aman, namun mengingatkan agar kesolehan dan pendidikan yang telah ditanamkan orang tua tetap dijaga oleh para pemuda.
“Orang tua sudah mendidik dengan susah payah. Jangan sampai marwah mereka rusak karena pergaulan yang salah. Anak muda harus punya masa depan yang jelas,” ujarnya di RT 02/02 Kp. Cibedug Girang Desa Sukatani, Sabtu (29/11/25).
Seiring pesatnya pembangunan kawasan Sukatani, termasuk rencana pembangunan hotel dan pusat perbelanjaan, Sogir menegaskan pentingnya kesiapan sumber daya manusia lokal. Ia menyebut masih banyak warga yang mengeluhkan sulitnya mendapatkan pekerjaan di sekitar wilayah sendiri akibat keterbatasan pendidikan dan keterampilan.
“Perusahaan datang, lapangan kerja terbuka, tapi warga lokal belum banyak terserap karena lulusan masih didominasi tamatan SD dan SMP. Ini bukan keluhan, tapi fakta yang harus kita jawab dengan peningkatan skill dan pendidikan,” tegas Wakil Komisi I DPRD Kabupaten Bogor Fraksi Partai PKB ini.
Untuk menjawab persoalan tersebut, Sogir menyampaikan sejumlah program pemerintah yang dapat dimanfaatkan masyarakat, di antaranya program PBI, BPJS gratis, bantuan sosial kabupaten, serta rencana pemberian insentif bagi guru ngaji pada 2026. Selain itu, asuransi bagi guru ngaji dan pengurus majelis taklim juga akan diupayakan sebagai bentuk perhatian pemerintah.
Dalam bidang kepemudaan, ia mendorong pengembangan kegiatan positif, seperti pencak silat dan olahraga, guna membentengi anak muda dari pengaruh negatif. Dukungan peralatan hingga pembinaan organisasi akan diupayakan melalui anggaran dan program yang tepat sasaran.
Selain itu, Sogir juga mengajak pemuda terlibat dalam sektor UMKM. Saat ini, pihaknya telah membina sekitar 3.600 UMKM di Kabupaten Bogor, dan membuka peluang bagi pemuda Sukatani untuk mengembangkan usaha kecil sesuai minat dan kreativitas masing-masing.
“Usaha kecil seperti kuliner dan kerajinan punya potensi besar. Yang penting mau mulai,” ucap Wakil Komisi I DPRD Kabupaten Bogor ini.