BOGOR - Warga Kampung Bubulak RW 01 Desa Leuweung Kolot, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor menggelar tradisi Seren Taun dari Sabtu pagi hingga Minggu dini hari, 4-5 Juli 2026.

Acara tahunan masyarakat Sunda ini diselenggarakan sebagai perwujudan rasa syukur atas rezeki hasil bumi, sekaligus sarana menjaga identitas tradisi budaya dan mempererat tali silaturahmi antar warga.

Kegiatan dimulai dengan doa bersama atau nadar yang dipimpin oleh Ketua MUI Desa Leuweung Kolot, Kyai Udin, lalu dilanjutkan dengan makan bersama penganan khas Sunda hasil gotong royong warga.

Dalam rangkaian acara, masyarakat juga memasang sawen berupa ikatan tangkai padi dan kelapa pada bambu di sudut lapangan yang dipercaya sebagai simbol permohonan tolak bala.

Memasuki sore hari, perayaan dimeriahkan oleh penampilan tari Jaipong dengan iringan rampak gendang, yang dilanjutkan dengan pagelaran Wayang Golek semalam suntuk sebagai acara puncak.

"Alhamdulillah, acara Seren taun di tahun 2026 ini berlangsung dengan baik, dan masyarakat menjaga adat istiadat sekaligus menjadi ajang silaturahmi. Acara ini dilangsungkan dari pagi hari hingga pagelaran wayang golek yang dimulai malam hari hingga selesai," kata Muklas.

Ketua Panitia Seren Taun, Muklas, menyampaikan bahwa tradisi ini diharapkan dapat terus dipertahankan oleh generasi mendatang guna menjaga nilai gotong royong dan kebersamaan.

"Seren taun adalah budaya di sini, mudah-mudahan selalu dilestarikan oleh masyarakat sehingga ada pada masa anak cucu kita," ujar Muklas.

Acara puncak pertunjukan Wayang Golek tersebut turut dihadiri oleh Kepala Desa Leuweungkolot Suwardi bersama para tokoh masyarakat dan dipadati warga dari berbagai usia.