KOTA BOGOR, WWB.CO.ID – Tiga warga Kalibata RT001/011 Kelurahan Bantarjati, Kecamatan Bogor Utara, telah bertahun-tahun mengidap penyakit kronis dan mengalami keterbatasan dalam beraktivitas.

Keadaan yang memaksa ini telah mengakibatkan mereka tidak dapat lagi berperan sebagai tulang punggung keluarga, sehingga sangat membutuhkan dukungan dan perhatian dari pemerintah setempat.

Sepeti halnya Ujang yang menderita penyakit kanker prostat. Istrinya, Rustani mengaku betapa sulitnya untuk membiayai pengobatan suami, terutama biaya cek lab di prodia sebesar Rp1.300.000 per bulan.

“Karena biaya tersebut tidak dicover oleh BPJS, pengobatan tidak dapat dilanjutkan dan kondisi Ujang semakin memburuk,” ucap Rustani ditemui dikediamannya.

“Semua rumah sakit mana- mana tidak mengcover, ngejalanin kemonya cuma 4 kali karena kepentok biaya, jadi gak diterusin, jadi sekarang efeknya bapak kena pembengkakan jantung dan struk,” sambung Rustani.

Ia berharap pemerintah bisa memberikan bantuan untuk biaya makan dan pengobatan suaminya yang mahal.

“Ibu pengen ada bantuan setiap bulannya untuk resiko si bapak, buat makan sama vitamin pencegah baktery-nya itu yang mahal,” harapnya.

Terpisah Pepen, seorang penderita pembengkakan lambung, merasa bersyukur karena telah mendapatkan BPJS gratis dari pemerintah.

Akan tetapi, sebagai tulang punggung keluarga, ia berharap mendapatkan bantuan untuk mengatasi keterbatasan dalam mencari nafkah.