KOTA BOGOR, WWB.CO.ID – Ketua Panitia Taufik Go To Campus (GTC) SMAN 4 Kota Bogor mengaku kecewa kepada Event Organizer. Pasalnya PO Bus memerintahkan bahwa Bus harus balik ke Jakarta pukul 12.00 malam.
Hal tersebut disampaikan Taufik kepada wartawan saat dikonfirmasi melalui WhatsApp messenger, Jumat (16/02/24).
“Saya sangat kecewa kepada EO Kiyasa yang pada saat di Yogya dengan tiba-tiba dari PO Bus memerintahkan harus balik ke Jakarta jam 12 malam sedangkan kami bingung,karena sesuai dengan jadwal bahwa Bus sampai Bogor itu jam 4 pagi,” katanya.
Menurutnya, kalau saja waktu acara sesuai dengan perjanjian mungkin tidak akan ramai di sekolah SMAN 4 Kota Bogor. “Panitia kecewa terhadap PO Bus telpon ke EO dan di loudspeaker bahwa Bus harus sampai jam 12 malam karena mau di pakai, padahal rundown acara tinggal sedikit lagi”kata taufik
Sementara itu, untuk peserta yang ikut ada 219 peserta dan yang membayar full Rp.2.200.000(2,2juta) hanya 195 siswa dan sisanya ada sebagian anak Yatim.
“Untuk cashback dari EO untuk sekolah pernah di kasih yaitu memberikan kami bus gratis untuk acara gathering guru di Anyer dan ada komite yang ikut juga di acara gathering ini dan untuk penginapannya Bu kepala sekolah yang membayar pada saat itu,” jelasnya.
“Saya menganggap kalau permasalahan GTC saat ini sudah selesai dan kedepannya semoga saja tidak ada lagi masalah,” harap Taufik.
Sampai saat ini, EO Kiyasa dari tanggal 15 Febuari saat di hubungi media dan juga sebagai pengurus Komite SMAN 4 melalui WhatsApp belum bisa memberikan keterangan apapun terkait hal tersebut.
Sebelumnya, acara Go To Campus (GTC) yang di adakan oleh SMAN 4 Kota Bogor pada tanggal 30 Januari 2024 sempat ramai di media sosial.