KAB.BOGOR, WWB.co.id – Suplier penyalur Bantuan Perogram Sembako (BPS) yang biasa disebut BPNT di Kecamatan Dramaga, Sukrana menjelaskan adanya selisih didalam bahan pangan yang diterima Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dikarnakan biaya untuk oprasional, baik itu pengepakan, retur dan lain-lain.

“Kenapa ada selisih harga, itu karena adanya biaya oprasional dilapangan, tentunya kami juga sebagai pedagang harus ada untung minimal sedikit,” ungkapnya, Senin (01/06/21).

Baca juga: Waduh…!! KPM Diduga Alami Kerugian Sekitar Rp. 247 Juta di Kecamatan Dramaga →https://www.wwb.co.id/2021/05/waduh-kpm-diduga-alami-kerugian-sekitar.html

Menurutnya hal yang wajar apa bila ada selisih dengan harga pasar.”Pasti ada selisih, kita juga harus meperhatikan untuk upah kawan-kawan dilapangan, apalagi yang kita libatkan warga setempat,” imbuhnya.

Selain itu, kata dia, sebagai upaya meningkatan ekonomi dilapangan dalam penyaluran BPS tersebut pihaknya juga melibatkan masyarakat setempat.

Halaman:
M
Penulis: Manan
× Preview Gambar