DINAMIKA NEWS – Bursa calon Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Bogor semakin menarik menjelang pelaksanaan Musyawarah Kabupaten (Mukab). Setelah sejumlah nama mencuat, kini mantan Pelaksana Harian (Plh) Ketua Kadin Kabupaten Bogor, Ir. Sulhajji Jompa, menyatakan kesiapannya untuk ikut bertarung dalam pemilihan tersebut.

Sulhajji menegaskan tekadnya untuk membawa organisasi pengusaha terbesar di Kabupaten Bogor menjadi lebih solid, profesional, serta mampu mendorong pertumbuhan dunia usaha yang berdaya saing.

"InsyaAllah kami siap mengikuti proses ini. Mudah-mudahan diberikan kelancaran dan kemudahan untuk menjalankan amanah demi kemajuan Kadin Kabupaten Bogor," ujar Sulhajji.

Pengalaman Sulhajji di lingkungan Kadin bukan hal baru. Ia diketahui telah lama aktif dalam kepengurusan dan pernah dipercaya menjabat sebagai Plh Ketua Kadin Kabupaten Bogor. Pengalaman tersebut menjadi modal penting dalam memahami kebutuhan organisasi sekaligus tantangan yang dihadapi para pelaku usaha di daerah.

Mengusung tagline "Satu Tujuan, Satu Langkah, dan Satu Kadin", Sulhajji menawarkan konsep kepemimpinan yang menitikberatkan pada persatuan, kolaborasi, dan penguatan peran Kadin sebagai mitra strategis pembangunan ekonomi daerah.

Dalam visinya, ia ingin mewujudkan Kadin Kabupaten Bogor yang bersatu dalam sinergi dan bertumbuh melalui kolaborasi, sehingga menjadi organisasi yang kuat, inovatif, profesional, serta mampu meningkatkan daya saing dunia usaha di Kabupaten Bogor.

Untuk merealisasikan visi tersebut, Sulhajji telah menyiapkan sejumlah misi yang akan menjadi arah gerak organisasi apabila dipercaya memimpin Kadin Kabupaten Bogor. Di antaranya mempererat solidaritas antaranggota, membangun kerja sama produktif dengan berbagai pihak, mendorong inovasi pelaku usaha, serta meningkatkan kemampuan dunia usaha lokal agar lebih kompetitif.

Adapun beberapa program unggulan yang telah disiapkannya meliputi:

  • Kadin Bersatu, sebagai upaya memperkuat kebersamaan dan kekompakan seluruh anggota;
  • Sinergi untuk Hasil Nyata, yang menitikberatkan pada kolaborasi antara dunia usaha dengan pemerintah dan pemangku kepentingan lainnya;
  • Bertumbuh Bersama, melalui pengembangan inovasi serta peningkatan kapasitas pelaku usaha;
  • Kadin Berdaya Saing, guna menciptakan ekosistem usaha yang tangguh, adaptif, dan siap menghadapi tantangan ekonomi.