BOGOR – Suasana hangat dan berbeda mewarnai peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-14 Ikatan Wartawan Online (IWO) Bogor yang digelar di Cafe Simpang Sentul, Kabupaten Bogor, Sabtu (8/8/2026).
Tak hanya dihadiri insan pers, momen syukuran tersebut turut merangkul perwakilan pengemudi ojek online (ojol). Momen ini menjadi ruang temu dua profesi yang sama-sama lahir dan bertumbuh pesat di era pesatnya teknologi digital.
Ketua IWO Bogor, Brodin, menegaskan adanya benang merah historis yang kuat antara wartawan media online dan para pengemudi ojol. Menurutnya, kedua profesi ini berjalan berdampingan merespons kebutuhan masyarakat modern.
"Secara historis, kawan-kawan ojol dan kita wartawan online itu sama-sama lahir di era online. Kita tumbuh bersamaan dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat akan informasi cepat serta layanan yang sigap," ujar Brodin dalam sambutannya.
Solidaritas Lapangan dan Semangat Gotong Royong
Tak hanya sekadar lahir di era yang sama, Brodin menilai ada kemiripan karakter mendasar antara jurnalis online dan pengemudi ojol, terutama dalam hal kekompakan di lapangan.
"Kawan ojol itu mirip dengan kita. Solidaritasnya tinggi, kekompakannya luar biasa. Kalau ada teman kesusahan, langsung bergerak. Itu sama persis seperti semangat yang kita jaga di komunitas jurnalis online," tegasnya.
Meski mengenakan seragam dan menjalankan profesi yang berbeda, ia menekankan bahwa keduanya mengemban peran mulia sebagai sesama anak bangsa yang berjuang demi keluarga.
Sinergi Demi Melayani Masyarakat
Sambut positif juga disampaikan oleh Daman, perwakilan komunitas ojek online wilayah Cibinong yang hadir dalam acara tersebut. Ia mengapresiasi kehangatan dan kepedulian IWO Bogor yang merangkul komunitas jalanan.
"Semoga IWO Bogor tetap jaya. Kita ini sesama anak bangsa. Tugas kita memang berbeda, tetapi tujuannya sama: berguna bagi keluarga dan masyarakat," ungkap Daman.
"Wartawan menyebarkan informasi yang benar, sedangkan kami di ojol bermanfaat mengantarkan kebutuhan masyarakat tepat waktu," tambahnya.
Cerita Suka Duka dan Potong Tumpeng
Diskusi santai dan ramah tamah mengalir hangat sepanjang acara. Para jurnalis dan pengemudi ojol saling melempar cerita mengenai tantangan profesi masing-masing, mulai dari kejaran deadline berita yang serba cepat hingga dinamika serta persaingan ketat di jalanan.
Rangkaian peringatan HUT ke-14 IWO Bogor ini diisi dengan sesi doa bersama, pemotongan tumpeng, serta foto bersama sebagai simbol persatuan dan sinergi antar profesi.
"Momentum HUT ini bukan hanya perayaan, tapi juga pengingat bahwa di era digital ini kita semua dituntut adaptif, cepat, dan tetap menjaga nilai gotong royong," pungkas Brodin. (***)
Semangat Kekeluargaan di HUT ke-14 IWO Bogor: Wartawan Online dan Ojol, Dua Profesi Era Digital yang Punya Solidaritas Tinggi
Redaksi
Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12.52 WIB
•
23095 Views
Ilustrasi: Semangat Kekeluargaan di HUT ke-14 IWO Bogor: Wartawan Online dan Ojol, Dua Profesi Era Digital yang Punya Solidaritas Tinggi
×