KAB.BOGOR, WWB.CO.ID – SDN Cibitung 01 terima bantuan perlengkapan olah raga. Hal itu bertepatan dengan akhir masa jabatan pada tanggal 1 Februari 2024 mendatang. Hj. Tati Rohayati sebagai Kepala Sekolah yang berada di Kp. Cinangka RT 19/04 Desa Cibitung Tengah Kecamatan Tenjolaya.

SD yang memiliki 224 siswa terdiri dari 7 rumble dengan kapasitas 6 ruang kelas ini, terus melakukan pembenahan di satuan pendidikannya, dengan berbagai upaya yang dilakukan untuk meningkatkan kapasitas pembelajaran yang maksimal, baik bidang akademik maupun non akademik.

Diawal tahun 2024 SDN Cibitung 01 melalui Kepala sekolah Hj. Tati Rohayati telah menerima bantuan kelengkapan olah raga dari Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor berupa dua set tenis meja, 10 set bola volly dan 10 bola sepak, 10 bola futsal raket, net dan kok.

Ia pun mengucapkan rasa syukur dan terima kasih kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor atas perhatiannya terhadap satuan pendidikan yang selama ini dinahkodai nya.

“Saya merasa bersyukur dan mengucapkan terima kasih banyak kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor atas bantuan kelengkapan olah raga nya, dengan bertambahnya kelengkapan olah raga yang dimiliki nya dapat dimanfaatkan dengan baik agar seluruh siswa dapat hidup sehat dengan berolah raga, terlebih di musim panca roba sekarang ini,” ucap Tati di temui wwb.co.id, Minggu (7/1/24).

Hal ini diharapkan akan lebih memacu belajar anak lebih semangat lagi, bantuan ini mereka (para siswa) dapat menggunakannya sebagai sarana prasarana olah raga yang ada di sekolah.

“Sehingga dapat berimbang antar perkembangan akademik dengan pengembangan diri melalui jalur olah raga,” harapnya.

Selama 2 tahun menjabat Kepala Sekolah, SDN Cibitung 01 di tahun 2023 juga menerima bantuan Sarpras kebelet kantor (mubeler) serta 10 unit Laptop dari Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor.

Untuk lebih mengoptimalkan KBM di satuan pendidikannya Hj. Tati juga meminta kepada pemerintah daerah melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor segera merenovasi atau DAK gedung yang ada, pasalnya gedung yang kini digunakan dinilai sudah kurang layak.
Hal ini pun, demi kenyamanan dan keamanan dalam KBM.