KAB.CIANJUR, WWB.CO.ID – Paska gempa yang terjadi di wilayahnya Kabupaten Cianjur, Senin (21/11/22) pada pukul 13.21 WIB, sampai pukul 08.00 WIB korban masih berdatang di RSUD Cimacan Kabupaten Cianjur.
Kordinator Lapangan RSUD Cimacan DR. Rizki Utama menyampaikan, sampai saat ini korban yang di terima di RSUD Cimacan Kabupaten Cianjur sebanyak 213, 13 diantaranya meninggal dunia.
“Korban yang kita terima 237 luka luka, 13 diantaranya meninggal dunia, perawatan 16 orang, 3 orang kita rujuk ke rumah sakit di daerah Bogor, dua cidera kepala berat dan satu patah tulang paha,” ujarnya kepada media, Selasa (22/11/22) pagi.
“Kemungkinan bisa tertambah terus, soalnya kan kita belum tau kantong-kantongnya ada dimana aja, tapi kita belum tau nih belum ada koordinasi dengan yang di lapangan,” sambungnya.
DR. Rizki Utama menjelaskan, bahwa RSUD Cimacan Kabupaten Cianjur, saat ini kekurangan tenaga medis untuk menangani korban.
“Kekurangan tenaga medis pasti, akses untuk dengan koneksi yang lain itu terputus, kami mengandalkan medis dari Bogor. Alat kesehatan insya allah cukup. Kalau teman-teman (medis) mau bantu lagi dibutuhkan yang di lapangan,” tandasnya.