‎KAB.BOGOR, wwb.co.id – Puncak Culture Session Vol. 1 berhasil mencuri perhatian masyarakat lokal dan wisatawan dengan menyuguhkan perpaduan seni tradisional dan modern pada 25-26 Desember 2024.

‎Acara yang digelar di Rest Area Gunung Mas, Desa Tugu Selatan, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor ini menghadirkan berbagai pertunjukan seni yang memikat hati para pengunjung.

‎Salah satu momen yang paling dinanti adalah Tari Tradisional Asmarandana, yang menonjolkan keindahan budaya Sunda dengan penuh pesona. Tak hanya itu, penampilan Solo Vokal Zaiden memberikan nuansa emosional yang hangat, sementara grup musik lokal seperti Teater Bait Harmoni, Lastssic Band, Bunghow Band, Gagal Ngeband, dan D’ Tangkulaks turut menyemarakkan suasana dengan berbagai genre musik yang mereka bawakan.

‎Acara yang dipandu oleh Ryo Pratama ini berlangsung meriah meski sempat diguyur hujan. Suasana tetap hidup berkat antusiasme pengunjung yang tinggi.

‎Ketua Karang Taruna Sinar Pangrango, Desa Tugu Selatan, mengungkapkan apresiasinya atas semangat para pengunjung dan pelaku seni lokal. “Kami ingin memberikan ruang bagi para talenta muda di Desa Tugu Selatan serta mendukung pertumbuhan UMKM lokal. Harapan kami, acara ini bisa menjadi agenda tahunan yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

‎Sementara itu, penggagas acara, Muhammad Fikri Hidayatullah, menjelaskan bahwa acara ini merupakan hasil kolaborasi kreatif dengan anak muda lokal lainnya. “Kami berterima kasih kepada sponsor serta UMKM yang mendukung acara ini,” jelas Fikri.


‎Acara ini juga menjadi panggung bagi musisi lokal untuk bersinar. Ryan, vokalis D’ Tangkulaks, menyatakan rasa terima kasihnya, “Kami bersyukur bisa tampil di acara ini. Dukungan Karang Taruna Sinar Pangrango sangat berarti bagi musisi lokal seperti kami,” imbuhnya.

‎Salah satu pengunjung, Fahrezi Ibnu, mengaku terkesan dengan acara ini. “Penampilan Tari Jaipong dan musiknya luar biasa. MC-nya juga interaktif, sehingga acara terasa sangat hidup,” katanya.

‎Kesuksesan Puncak Culture Session Vol. 1 memotivasi panitia untuk menjadikannya sebagai agenda mingguan. “Kami berkomitmen untuk terus mempromosikan seni budaya lokal dan memberdayakan UMKM melalui acara ini,” tutup Fikri.

(Deni A Husaen)