KOTA BOGOR, WWB.co.id – Wali Kota Bogor, Bima Arya menegaskan, saat ini penerapan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) sekolah di Kota Bogor belum bisa dilaksanakan.
Hal ini lantaran lonjakan kasus Covid-19 masih tinggi, meski sebelumnya pihaknya sudah melakukan simulasi PTM.
Hal ini dikatakannya saat diskusi dengan Forum Merdeka Barat 9 (FMB9) yang digagas Kementerian Komunikasi dan informasi (Kemenkominfo) secara virtual bertajuk 'Sekolah Tatap Muka Dimulai : Amankah?', Senin (28/6/2021).
Di sisi lain, Bima Arya menilai pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) kurang ideal dan tidak bagus untuk pengembangan karakter. Bahkan, tidak maksimal dalam pengembangan kompetensi dan sangat tidak menunjang untuk laboratorium sosial anak-anak.
"Secara teknis banyak masalah. Jangankan di pinggir kota, di pusat kota pun banyak terkendala koneksi. Saya sedih saat turun menemukan keluarga yang berbulan-bulan kehilangan kontak dengan sekolah, jangankan komputer, handphone pun tidak ada. Jadi beberapa bulan sekali harus jalan kaki ke rumah temannya sekedar untuk meminta informasi tentang tugas. Selain itu saya mendapati guru-guru yang tidak memiliki kreatifitas,” kata Bima Arya.