KOTA BOGOR, WWB.CO.ID – Pembangunan TPT Lembur Sawah Kelurahan Mulyaharja Kecamatan Bogor Selatan Kota Bogor, sebentar lagi waktu kontrak akan berakhir. Kondisi lapangan bahkan terlihat masih jauh dari kata selesai, dapat dipastikan proyek pembangunan TPT itu akan molor dari waktu yang dijadwalkan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Bogor.

Hal itu juga dibenarkan RW setempat, yang juga ikut bekerja di proyek pembangunan TPT Jalan Lembur Sawah itu. Pasalnya, keterlambatan itu datang dari faktor alam yang tidak bersahabat dan juga sempat terjadinya longsor saat dikerjakan.

“Memang dari awal kerja kondisinya hujan terus, jadi yah kita juga tidak bisa prediksi kapan akan selesai. Pengennya sih kerjaan itu segera rampung, tapi liat situasi alamnya juga, makanya kita gak berani prediksi kapan selesainya,” kata Ade Kosasih, Ketua RW 02 Kelurahan Mulyaharja yang juga ikut bekerja di proyek itu, Sabtu (22/10/22).

“Kalo kontraktornya sih memang jarang kesini, cuma kalo ada pemeriksaan saja baru kesini. Soalnya yang kerja mayoritas warga sini, 12 orang warga sini dan 5 lainnya dari luar, itu pun tenaga-tenaga ahlinya,” tambahnya.

Ade juga menerangkan, bahwa sempat ada longsoran saat dikerjakan. Dan APD K3 juga telah disediakan, hanya tukang yang bekerja tidak betah menggunakannya.

“Ya sempat longsoran waktu dikerjakan kemarin, untungnya yang kerja lagi pada shalat jumat,” terangnya.

“Untuk APD K3 sudah sering kami ingatkan, hanya yang kerja gak betah pakai APD, makanya sebagian pada gak pakai. Helm proyek ada itu sudah disediakan,” paparnya.

Ditempat sama, kordinator pekerja proyek TPT Jalan Lembur Sawah mengatakan, untuk kontrak dan kerjaan apa dirinya tidak mengetahui, karena biasanya konsultan pengawas yang pegang gambarnya.

“Kalo masalah kontrak saya gak tahu, saya tahunya cuma yang kerja saja. Karena saya cuma kordinator pekerja saja,” tutur Wito, kordinator pekerja PT Aset Prima Konstruksi.