KOTA BOGOR, WWB.CO.ID – Kelurahan Bojongkerta Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor Tengah mempersiapkan lomba Bogorku Bersih Tahun 2023 mendatang melalui Program Kampung Iklim (Proklim) di dua titik.
Harry Cahyadi mengatakan, penataan Program Kampung Iklim (Proklim) di RW 05 dan RW 03 dilakukan agar warga di wilayah menjaga kebersihan termasuk juga sigap apabila adanya bencana.
“Jadi ini lebih kepada kebersihan dan tanggap bencana. Dan Insyaallah di tahun 2023 ini khususnya di RW 05 ini kita akan konsen terhadap kampung proklim dan kita akan mencoba untuk mendaftar mengusulkan RW 05 ini menjadi kandidat lomba Bogorku Bersih Tingkat Kota Bogor dan insyaallah dengan kriteria Hunian Tepi Sungai,” ujarnya kepada wartawan, Jum’at (03/02/23).
Ia juga menyampaikan, sungai yang sedang di tata itu akan dipercantik dengan pernak pernik yang menghiasi sungai dengan konsep bebas dari sampah. Katanya, dalam waktu dekat ini diupayakan, bagaimana sungai itu menarik untuk dilihat oleh mata dan bagaimana sungai tersebut dapat menjadi pemberdayaan dalam peningkatan sumber ekonomi masyarakat.
“ini ikhtiar. Dan ini juga salah satu motivasi untuk para pengurus dan warga setempat. Sambil berjalan, nanti ada gambar gambar warna warni dipinggiran sungai dan tanaman tanaman yang akan dipajang. Keduanya bagaimana sungai tersebut bisa menjadi pemberdayaan masyarakat contoh akan ditanami ikan ikan untuk pemberdayaan masyarakat nya,” ungkap Harry.
Sebelumnya, pada tahun 2022 Kelurahan Bojongkerta berhasil menjuarai Lomba Bogorku Bersih dengan kriteria Pemukiman Swadaya pada tahun 2023 menambah Program Kampung Iklim (Proklim) yang akan menjadi kandidat Lomba Bogorku Bersih tahun 2023.
“Di Tahun 2022 alhamdulilah kita juara satu di tingkat Bogor, untuk Bogorku Bersih dengan kriteria Pemukiman Swadaya. Ditahun sekarang dua kriteria tersebut akan kita usulkan melalui para pengurus RW dan RT untuk ikut lomba tersebut,” ucapnya.
Ia juga berharap pihak Rumah Sakit UMMI bisa menjadi orang tua asuh dikampung wilayah Bojongkerta dalam rangka untuk mencapai keinginan ataupun aspirasi dari masyarakat.
“Tanpa dukungan dari pihak yang lain kita tidak akan mampu, kita hanya bisa menjadi user tetapi bentuk dukungan kepada user itu dari berbagai stakeholder, baik itu dari Pemerintah, pelaku usaha ataupun jejaring yang lain. Mudah mudahan, bantuan dari pemerintah dari CSR bisa hadir dalam waktu cepat ini,” harapnya.