BOGOR, wwb.co.id - Kawasan kaki Gunung Salak di Kecamatan Tenjolaya, Kabupaten Bogor, kini berkembang pesat sebagai salah satu daerah penghasil sayuran kucai terbesar untuk wilayah Bogor dan sekitarnya.

Tanaman dengan aroma khas perpaduan bawang merah dan putih ini menjadi sumber ekonomi utama warga setempat yang memanfaatkan kesuburan tanah pegunungan untuk membudidayakan kucai secara intensif.

Kualitas unggul kucai dari Tenjolaya dihasilkan melalui ketelatenan para petani dalam melakukan perawatan rutin, seperti pembersihan rumput liar atau penyiangan untuk memastikan nutrisi terserap sempurna.

"Kita sedang melakukan kegiatan rutin membersihkan rumput (penyiangan), agar tanaman tumbuh subur dan nutrisi terserap sempurna oleh kucai," ujar Atih, Senin (07/04/2026).

Permintaan pasar terhadap kucai asal Tenjolaya terus meningkat pesat karena popularitasnya dalam dunia kuliner, mulai dari bahan isian gyoza, martabak telur, hingga berbagai hidangan oriental.

"Biasanya kita jual ke pasar-pasar di sekitaran Bogor. Saat ini sedang banyak diminati, baik untuk kebutuhan masakan rumah tangga maupun kebutuhan restoran," tambah Atih, Senin (07/04/2026).

Peningkatan tren gaya hidup sehat di masyarakat turut mendongkrak konsumsi sayuran ini, mengingat kucai dikenal kaya akan manfaat kesehatan selain aromanya yang mampu memperkuat rasa masakan.

Bagi warga Tenjolaya, budidaya kucai memberikan stabilitas penghasilan karena masa tanam yang relatif terjaga dan tingkat permintaan pasar yang konsisten dibandingkan komoditas sayuran lainnya.

"Lumayan untuk menambah-nambah penghasilan keluarga," pungkas Atih, Senin (07/04/2026).