DINAMIKA NEWS – Majelis Al Qalam kembali menggelar pengajian rutin bagi kalangan jurnalis di Kantor Portal BMSN, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jumat (10/7/2026). Kegiatan yang dihadiri wartawan dari berbagai media ini menjadi ruang pembinaan rohani sekaligus penguatan nilai-nilai keislaman bagi insan pers.
Dalam kajian tersebut, pembina Majelis Al Qalam, KH Achmad Yaudin Sogir, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Bogor dari Fraksi PKB, menyampaikan tausiah bertema "Husnul Khatimah, Menjemput Kematian dengan Keimanan."
Ia menegaskan bahwa kematian merupakan ketentuan Allah SWT yang tidak dapat dihindari maupun diprediksi waktunya. Karena itu, setiap Muslim harus mengisi kehidupannya dengan amal kebajikan, memperkuat keimanan, serta menjaga hubungan dengan Allah maupun sesama manusia agar memperoleh akhir kehidupan yang baik.
Menurut KH Achmad Yaudin Sogir, husnul khatimah bukanlah sesuatu yang datang secara instan menjelang wafat, melainkan buah dari kebiasaan menjalankan ibadah dan menjauhi kemaksiatan sepanjang hidup.
"Jangan menunggu usia tua untuk memperbaiki diri. Husnul khatimah harus dipersiapkan sejak sekarang melalui salat yang dijaga, zikir yang dibiasakan, membaca Al-Qur'an, memperbanyak amal saleh, dan menjaga akhlak. Ketika sakaratul maut tiba, itulah saat ujian terakhir datang, sehingga kita membutuhkan pertolongan Allah agar tetap teguh dalam keimanan," ujarnya.
Ia juga mengingatkan bahwa pada detik-detik menjelang kematian, setan akan terus berupaya menggoda manusia agar berpaling dari keimanan. Oleh sebab itu, membiasakan lisan mengucapkan kalimat tauhid menjadi salah satu bekal penting agar Allah SWT memberikan kemudahan menutup kehidupan dalam keadaan beriman.
Sementara itu, Pembina Pengajian Al Qalam, Gus Sholeh, mengajak para jurnalis untuk menjadikan profesi yang dijalani sebagai bagian dari ibadah. Menurutnya, setiap informasi yang disampaikan kepada masyarakat harus dilandasi kejujuran, tanggung jawab, dan nilai-nilai akhlakul karimah.
"Jurnalis memiliki amanah yang besar. Karena itu, integritas, kejujuran, dan akhlak harus menjadi fondasi dalam menghasilkan karya jurnalistik yang bermanfaat bagi masyarakat," katanya.
Di kesempatan yang sama, Ketua Bogor Media Siber Network (BMSN), Sofwan Ali, menyampaikan apresiasi atas konsistensi penyelenggaraan pengajian rutin tersebut. Ia menilai kegiatan ini bukan hanya mempererat silaturahmi antarjurnalis, tetapi juga menjadi sarana memperkuat mental dan spiritual di tengah tantangan profesi.