BOGOR, wwb.co.id — PENA Foundation terus mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Bogor agar mampu naik kelas melalui penguatan ekosistem yang terintegrasi.

Lembaga yang fokus pada pendampingan UMKM dan sektor pertanian ini menyediakan beragam program, mulai dari pelatihan manajemen keuangan, pemasaran, digitalisasi, hingga akses pembiayaan.

Pendiri PENA Foundation, Sandi Hanafia, menegaskan bahwa kunci utama kemajuan UMKM bukan sekadar jumlah peserta pelatihan, tetapi terciptanya ekosistem yang saling terhubung.

“Bukan soal ratusan UMKM, tapi ekosistemnya harus terbentuk. Kalau nggak ada ekosistem, sampai kapan pun UMKM nggak bakal naik kelas,” ujarnya.

Menurut Sandi, konsep “naik kelas” yang dimaksud adalah peralihan nyata dari usaha mikro ke kecil, lalu ke menengah. Untuk itu, seluruh pelaku usaha harus terintegrasi dan saling memperkuat.

“Daripada beli ke luar, lebih baik beli dari komunitas sendiri. UMKM bisa jadi produsen, penjual, sekaligus konsumen,” jelasnya.

Saat ini PENA Foundation telah membentuk struktur organisasi di 35 kecamatan di Kabupaten Bogor dan membina sekitar 2.500 pelaku UMKM. Kawasan Cipayung dan Sawangan Depok juga diharapkan dapat ikut bergabung dalam pengembangan ekosistem ini.

Penulis: Fauzi