DEPOK – Budidaya ikan hias guppy terus menunjukkan perkembangan positif di Kota Depok. Berawal dari hobi, seorang pemuda di Kampung Mampang, Kecamatan Pancoran Mas, kini sukses mengembangkan usaha ikan hias yang diminati para penghobi dari berbagai daerah.
Adalah Fajar, warga RT 04 RW 03 Kampung Mampang, yang telah menekuni budidaya ikan guppy selama kurang lebih tiga tahun terakhir.
Berbekal ketertarikan terhadap dunia ikan hias, ia fokus mengembangkan berbagai jenis guppy yang sedang menjadi tren di kalangan penghobi, seperti Shock Body, SSP, Supergod SB, HB Dark, Koi SB, hingga Grass Belly.
Menurut Fajar, sebagian besar koleksi yang dibudidayakannya merupakan jenis asilasi Vietnam yang masih tergolong langka dan belum banyak ditemukan di pasar ikan hias di wilayah Depok.
"Ngikutin sih, intinya saya ingin mengikuti tren jenis-jenis guppy yang sedang diminati sekarang. Pengennya meramaikan lagi pasar pagi, supaya masyarakat tahu jenis guppy yang sedang tren saat ini," ujar Fajar.
Usaha yang diberi nama Farm Ikan Hias Bang Fajar tersebut berlokasi di Jalan Makam Bojong, Kampung Mampang, tepatnya di belakang rumah Ketua RW setempat.
Dalam sebulan, penjualan ikan guppy miliknya mampu mencapai sekitar 20 pasang, dengan sebagian besar transaksi dilakukan secara daring melalui platform TikTok.
Fajar mengaku pemasaran melalui media sosial menjadi salah satu strategi yang efektif untuk menjangkau lebih banyak pembeli, khususnya dari kalangan pecinta ikan hias.
Meski menawarkan harga yang relatif terjangkau, mulai dari di bawah Rp50 ribu per pasang, ia memastikan kualitas ikan yang dibudidayakan tidak kalah dengan hasil dari farm-farm besar yang sudah lebih dahulu dikenal.