BOGOR, wwb.co.id — Pemerintah Kota Bogor bersama PT Pertamina Patra Niaga Commrel JBB menegaskan bahwa kabar dugaan bahan bakar minyak (BBM) tercampur air yang beredar di media sosial tidak benar. Kepastian tersebut disampaikan setelah dilakukan pemeriksaan langsung ke sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Kota Bogor.

‎Sidak dilakukan oleh Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Perdagangan dan Perindustrian (DinKUKMDagin) Kota Bogor melalui tim UPTD Metrologi Legal. Kepala UPTD Metrologi Legal, Deden Marlina, menyebut pihaknya telah memeriksa 17 dari total 28 SPBU yang ada di Kota Bogor.

‎“Pemeriksaan ini untuk memastikan kualitas BBM tetap terjaga. Dari hasil sidak hari ini, tidak ditemukan adanya BBM yang tercampur air,” ujarnya saat ditemui di SPBU Pajajaran.

‎Muslim Dharmawan dari PT Pertamina Patra Niaga Commrel JBB membenarkan bahwa pengecekan dilakukan sepanjang hari bersama Pemkot Bogor.

‎“Hari ini kami bersama Pemerintah Kota Bogor melakukan pengecekan ke sekitar 17 SPBU. Pemeriksaan menggunakan pasta pendeteksi, dan hasilnya tidak ditemukan kontaminasi air sama sekali,” jelasnya.

‎Muslim juga meminta masyarakat tidak mudah percaya dengan isu yang tidak memiliki dasar jelas.

‎“Kami mengimbau warga agar bijak dalam menerima informasi di media sosial. Isu yang belum terbukti bisa memicu keresahan. Kami pastikan SPBU di Kota Bogor aman, tidak ada BBM yang tercampur air,” tegasnya.

‎Pemkot Bogor dan Pertamina menegaskan pengawasan terhadap SPBU akan terus dilakukan guna memastikan keamanan dan kualitas BBM yang diterima masyarakat.

(Gandi)

R
Penulis: Redaksi
× Preview Gambar