KAB.BOGOR – Pemerintah Kabupaten Bogor kembali luncurkan program bantuan keuangan infrastruktur desa tahun 2024, bertujuan untuk mempermudah tranportasi guna menunjang perekonomian dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.
Sekcam Sukaraja, Prihatna Arif Santosa yang hadir mewakili Camat saat Kick Off bantuan infrastruktur di Desa Pasir Jambu mengatakan, Ini merupakan bentuk perhatian pemerintah Kabupaten Bogor dalam memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat.
” Hari ini pemerintah daerah kembali meluncurkan program bantuan keuangan untuk Desa Pasir Jambu, ada tiga belas desa di Kecamatan Sukaraja yang mengajukan bantuan keuangan ini, namun baru sembilan yang sudah dapat dicairkan sisanya masih dalam proses,” ujarnya, Kamis ( 10/10/2024 ).
Selanjutnya Sekcam berpesan kepada warga untuk berpartisipasi dalam pelaksanaan pembangunan, membantu TPK, dengan gotong-royong tentunya masyarakat desa merasa ikut memiliki dan bertanggungjawab untuk merawat serta menjaga bersama infrastruktur yang akan dibangun.
“Dalam setiap pembangunan desa hendaknya masyarakat ikut berpartisipasi membantu Tim Pelaksana Kegiatan (TPK), mengawasi, menjaga dan merawat infrastruktur yang dibangun oleh pemdes, karena pembangunan bertujuan untuk mensejahterakan masyarakat desa,” lanjutnya.
Kades Pasir Jambu, Wahyu A.S mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu proses pencairan bantuan keuangan infrastruktur desa. Untuk Desa Pasir Jambu bantuan ini dialokasikan untuk pembangunan drainase saluran air di Kampung Parakan Kembang RW 13 sepanjang 272 M dengan anggaran 225 juta lebih (berikut pajak) melalui sumber anggaran bantuan infrastruktur desa tahap pertama.
“Karena selama ini air hujan selalu tumpah ke jalan, sehingga jalan mudah rusak, dengan adanya pembuatan drainase ini diharapkan aliran air hujan tidak tumpah lagi ke jalan,” katanya.
Bantuan keuangan infrastruktur ini, lanjutnya, sangat dibutuhkan oleh warga kami terutama pembangunan drainase saluran air, karena selama ini aliran air hujan selalu tumpah ke jalan, sehingga sangat mengganggu warga saat melintas dan lagi jalan mudah rusak.
“Dengan adanya drainase saluran air diharapakan aliran air tidak lagi tumpah kejalan, sehingga jalan tidak mudah rusak tentunya mempermudah warga dalam mengakses jalan dalam melakukan kegiatan ekonomi saat musim hujan,” ujar Kades.

