DINAMIKA NEWS -- Dalam upaya membangun keluarga yang sejahtera dan bebas dari kekerasan, Pemerintah Kabupaten Tegal berkolaborasi dengan Ikatan Wartawan Online (IWO) dan Komunitas Perempuan Berkebaya menggelar acara Preview Film "Suamiku Lukaku" dan Talkshow bertema "Nyawiji Mbangun Tegal Luwih Apik: Ibu Kuat, Keluarga Sejahtera, KDRT Minggat!". Acara ini berlangsung pada Kamis (4/12/2025) di Gedung PMI Kabupaten Tegal, bertepatan dengan Hari Ibu dan 16 Hari Kampanye Anti Kekerasan Terhadap Perempuan.
Dipandu oleh Telly Nathalia, Sekretaris Jendral IWO dan Ketua Komunitas Perempuan Berkebaya, talkshow ini menghadirkan narasumber berkompeten seperti Dra. Dyah Lies, M.M, Kepala UPTD PPA Kabupaten Tegal; Kapolres Tegal yang diwakili oleh Kasatreskrim AKP Luis Beltran Krisnandhita Marissing, STK, SIK, MH; serta Sutradara film "Suamiku Lukaku", Viva Westi.
Sambutan Bupati Tegal, Ischak Maulana Rohman, yang dibacakan oleh Sekretaris Daerah Amir Machmud, menekankan pentingnya penanganan masalah perselisihan keluarga dan Kekerasan dalam Rumah Tangga (KDRT). "Meskipun jumlah KDRT fisik kecil, setiap kasus harus ditangani dengan serius, mengingat KDRT juga mencakup bentuk non-fisik seperti pelecehan verbal," jelasnya.
Pemerintah Kabupaten Tegal berkomitmen untuk memperkuat perlindungan terhadap perempuan dan anak, serta meningkatkan edukasi anti-kekerasan melalui berbagai program. Sekda juga mengajak masyarakat, termasuk media dan tokoh agama, untuk bersinergi dalam menciptakan keluarga yang harmonis dan bebas dari kekerasan.
Ketua Pengurus Daerah IWO Tegal, Achmad Sholeh, menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan untuk menyelenggarakan acara ini. "Film 'Suamiku Lukaku' sangat relevan dengan kondisi saat ini di mana KDRT masih menjadi masalah serius di Tegal. Melalui film dan talkshow ini, kami berharap dapat meningkatkan kesadaran dan memberikan solusi bagi korban," ujarnya.
Telly Nathalia menambahkan bahwa kegiatan ini sejalan dengan visi komunitasnya untuk memberdayakan perempuan.
"Kegiatan ini juga merupakan implementasi kerja edukasi wartawan yang dilakukan oleh IWO, serta bertepatan dengan 16 Hari Kampanye Anti Kekerasan Terhadap Perempuan," tuturnya. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang mendukung acara ini, termasuk Pemda Kabupaten Tegal, Kapolres, Dandim, dan organisasi wanita yang berpartisipasi.*