BREBES, DINAMIKA NEWS – Momentum Ramadan 1447 H dimanfaatkan oleh CV Anak Muda Mandiri untuk memperkuat fondasi organisasi sekaligus memperluas jaringan kolaborasi bisnis dan dakwah. Amal usaha yang berada di bawah naungan Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah Bumiayu (PCPM Bumiayu) ini menggelar Kajian Ramadan dan Buka Puasa Bersama pada Sabtu (7/3) dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan.

Kegiatan yang berlangsung di Bumiayu ini dihadiri berbagai unsur penting dalam lingkungan Muhammadiyah setempat. Hadir dalam acara tersebut jajaran PCPM Bumiayu, perwakilan Pimpinan Cabang Muhammadiyah Bumiayu (PCM Bumiayu), unsur Majelis Pembina Kesehatan Umum (MPKU), Badan Pengurus Harian (BPH), hingga jajaran direksi RSU Muhammadiyah Siti Aminah Bumiayu. Kehadiran berbagai elemen ini menunjukkan kuatnya semangat kolaborasi antar amal usaha Muhammadiyah di wilayah tersebut.

Dalam kajian tersebut, KH Irfan Faridi menekankan pentingnya mengintegrasikan nilai-nilai spiritual dalam setiap aktivitas profesional maupun organisasi. Ia menyampaikan bahwa keberhasilan sebuah gerakan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan manajerial, tetapi juga oleh kekuatan nilai yang menjadi landasannya.

Menurutnya, terdapat empat pilar utama yang harus menjadi fondasi dalam bekerja dan berorganisasi, yaitu keikhlasan, kejujuran, kebersamaan, serta semangat beramal. Nilai-nilai tersebut, kata dia, harus terus dijaga, terutama di bulan Ramadan yang menjadi momentum untuk memperkuat keimanan sekaligus meningkatkan kualitas pengabdian.

Direktur CV Anak Muda Mandiri, Galih Rahadyan Fallah, menyampaikan bahwa kegiatan kajian dan buka puasa bersama ini tidak sekadar menjadi agenda rutin Ramadan, tetapi juga sarana strategis untuk mempererat kolaborasi antar amal usaha.

“Kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat semangat kolaborasi antar unsur amal usaha. Kami berharap CV Anak Muda Mandiri dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat serta mendukung gerakan dakwah dan sosial Muhammadiyah di Bumiayu,” ujarnya.

Ketua PCPM Bumiayu, Nur Zaman, turut memberikan apresiasi terhadap inisiatif tersebut. Menurutnya, kegiatan yang digagas CV Anak Muda Mandiri merupakan langkah positif dalam membangun sinergi antar lembaga.

Ia menilai kegiatan semacam ini tidak hanya memperkuat ukhuwah, tetapi juga menjadi ruang untuk menyelaraskan langkah antara amal usaha PCPM dan PCM Bumiayu agar ke depan dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Sementara itu, perwakilan Badan Pengurus Harian, Sukarjo, menegaskan bahwa Kajian Ramadan memiliki makna penting sebagai sarana refleksi bagi seluruh pengelola amal usaha. Ia mengingatkan bahwa setiap amanah dalam organisasi Muhammadiyah harus dijalankan dengan landasan nilai keikhlasan dan semangat pengabdian.