DINAMIKA NEWS -- Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCA) Sumbang menggelar Musyawarah Pimpinan Cabang (Musypimcab) di SMP Muhammadiyah Sumbang, pada Ahad, 30 Desember 2025. Kegiatan ini diikuti 105 peserta yang terdiri dari 37 PCA dan 68 utusan dari 14 Pimpinan Ranting ‘Aisyiyah (PRA). Ketua PDA Banyumas, Dr. Hj. Zakiyah, M.S.I, Ketua PCM Sumbang, Yahya, S.Pd dan perwakilan Pimpinan Cabang Nasyiatul ‘Aisyiyah turut hadir.
Musypimcab mengusung tema “Dinamisasi Perempuan Berkemajuan Mewujudkan Aisyiyah Cabang Sumbang yang Tercerahkan”. Forum ini menjadi wadah strategis untuk meninjau kinerja dua tahun terakhir, mengevaluasi seluruh majelis, dan merumuskan program yang lebih efektif hingga akhir periode kepemimpinan 2022–2027.
Ketua PCA Sumbang, Sri Winarsih, S.Pd., menyatakan rasa syukur atas kelancaran Musypimcab berkat kerja keras dan partisipasi aktif seluruh majelis. Laporan pertanggungjawaban menjadi bahan evaluasi utama untuk memastikan program hingga 2027 terlaksana lebih maksimal. Ia menekankan pentingnya pemberdayaan perempuan untuk mewujudkan keadilan dan kemajuan di masyarakat Sumbang.
Ketua PCM Sumbang, Yahya, S.Pd., menegaskan peran strategis perempuan dalam mendorong kemajuan masyarakat berbasis nilai keadilan sosial. Ia berharap PCA Sumbang semakin solid, progresif, dan mampu mengembangkan program melalui kolaborasi dengan PCM serta majelis dan ortom terkait.
Ketua PDA Banyumas, Dr. Hj. Zakiyah, M.S.I., menegaskan bahwa Musypimcab adalah bukti komitmen dan kepatuhan organisasi. Ia menekankan tujuh karakter perempuan berkemajuan: iman dan takwa, taat beribadah, akhlak karimah, berpikir tajdid, bersikap wasatiyah, amaliah salihah, dan inklusif.
“Evaluasi ini vital agar program dua tahun ke depan bisa terwujud sepenuhnya melalui kolaborasi dan perbaikan berkelanjutan,” tegasnya.
Musypimcab dibagi ke dalam 4 komisi yang membahas masalah ketarjihan, kaderisasi, PAUD Dikdasmen dan Ekonomi. Forum ini juga menjadi ajang pertanggungjawaban kolektif bagi seluruh majelis PCA Sumbang, mulai dari penguatan akidah, pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi umat, hingga advokasi sosial kemasyarakatan. Laporan yang disampaikan menunjukkan dedikasi dan kontribusi nyata perempuan Aisyiyah dalam mencerahkan masyarakat.
Musypimcab ini menegaskan bahwa kemajuan Aisyiyah dimulai dari evaluasi jujur, keberanian berbenah, dan kolaborasi tanpa henti. Serta menjadi pengingat bahwa perempuan berkemajuan adalah pilar utama dalam mewujudkan peradaban bangsa. (Tarqum Aziz Jurnalisme Banyumas)