KAB.BOGOR, WWB.CO.ID – Menghadapi Kontestasi pemilu tahun 2024 secara serentak, panwaslu Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor, rekrut calon pendaftar Panwaslu Kelurahan/Desa (PKD), Jumat 20 Januari 2023.

Ketua Panwascam Rohmat mengatakan, di Kecamatan Tamansari yang mendaftar diri menjadi anggota Panwaslu Kelurahan/Desa (PKD) baru saja 19 orang, yang di butuhkan hanya delapan orang, karena setiap desa PKD hanya satu.

“Namun demikian, di Kecamatan Tamansari belum ditemukan calon PKD terdaftar sebagai calon anggota parpol, karena baru masuk tahapan administrasi pemeriksaan berkas termasuk di Sistem Informasi
Politik (sipol), sistim informasi pencalonan (silon) dan lain lainya. Pihaknya baru diiperiksa, sebab tahapan ketika masuk sipol atau silon, ya otomatis calon PKD itu tidak lolols verifikasi administrasi,” ujarnya.

Ia menjelaskan, perbaikan pada tanggal 20 Januari sampai 22, sekaligus penelitian administrasi. Kalau misalkan tidak memenuhi kouta, maka akan diadakan perpanjang lagi. Karena kata dia, masih di beri kesempatan untuk perpanjang dari tanggal 24 hingga 26 Januari.

“Adapun calon pendaftar bervariasi, ada yang baru kemudian pernah ikut di tahun 2019. Tapi kebanyakan di Tamansari orang-orang baru. “Hari ini kita adakan pleno untuk penelitian administrasinya,” terangnya.

Rohmat menuturkan, pengumuman calon PKD, dilihat dari tahapannya, karena kita kan setiap desa ini dalam pendaftaran dua kali kebutuhan, berarti kalau misalkan setiap desa dibutuhkan satu ya minimal harus ada dua di setiap desa, dan adanya keterwakilan perempuan 30 persen.

“Jadi walupun sudah dua, tapi di desa itu belum ada perempuan yang mendaftar kita harus perpanjang pendaftaran khususnya perempuan. Jadi tahapannya kita penelitian administrasi. Tiga hari tanggal 23 kita pleno. Untuk di perpanjang atau tidak di desa. Karena ada beberapa desa yang harus di perpanjang di berikan waktu juga tanggal 24 sampai 26, untuk melakukan pendaftaran perpanjangan. Tapi kalau pengumuman nanti adminitrasi di tanggal 28,” katanya.

“Untuk keterwakilan perempuan ini, ada beberapa desa yang akan di perpanjang kemungkinan, sekitar 3 sampai 4 desa. Kita lihat juga administrasinya yang ada perempuan mencukupi apa tidak. Ketika sudah ada perempuan tapi ketika hasil verifikasi tidak masuk, maka di perpanjang juga. Ada tiga desa melakukan perpanjangan,” sambungnya.

Lebih lanjut Rohmat mengatakan, Di wilayah Tamansari termasuk aman, tidak masuk zona rawan, karena di Bawaslu itu, ada indeks kerawanan pemilu jadi untuk di wilayah Tamansari masuk zona hijau, dalam arti tingkat kerawanan rendah.