CIANJUR, Bidiknusantara.com – Para pengrajin bordir manual di Cianjur kurang perhatian serius Pemerintah Daerah (Pemda) Cianjur, melalui dinas terkait, apalagi di masa pandemi Covid-19 saat ini.
Saat ini, yang masih tetap bertahan bisa dihitung dengan jari. Khususnya di Cianjur, sedikit ada sekitar 10 orang pengrajin.
Seperti yang dikatakan oleh seorang pengrajin bordir manual, Yusuf Syaripudin (50) warga Gg.Cikidang Kelurahan Sayang Kecamatan Cianjur, ketika disambangi Bidiknusantara.com di tempat usahanya.
“Terutama yang masih bertahan (produksi) menggunakan mesin manual kang,”  ucap Yusuf, Minggu (11/10/2020).
Halaman:
M
Penulis: Manan